Jumat, 21 April 2017

Obat Darah Tinggi Alami Yang Ampuh Dan Pantangannya


Hipertensi atau yang disebut juga darah tinggi merupakan kondisi medis yang disebabkan oleh tekanan darah pada saluran arteri mengalami peningkatan, hal ini menyebabkan kinerja jantung sangat berat dibandingkan kondisi normalnya.

Ada beberapa yang menjadi penyebab darah tinggi dan dibagi beberapa jenis yang disebut yakni hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Penyebab hipertensi primer ini disebabkan karena faktor gen atau keturunan. Sedangkan tekanan darah tinggi sekunder muncul karena penyebab faktor luar seperti kehamilan, obesitas, dsb.

Penderita hipertensi beresiko juga mengalami beberapa penyakit berat lainnya seperti gagal ginjal, stroke, dan serangan jantung. Bahkan menurut para ahli 45% orang yang menderita darah tinggi mengalami kematian dikarenakan serangan jantung, sedangkan 51% diakibatkan karena stroke.

Nah, bagi anda yang menderita tekanan darah tinggi sebaiknya dari sekarang anda tetap waspada dan terus menjaga kesehatan agar kondisi tekanan darahnya tetap normal. Bagi anda penderita tekanan darah tinggi/hipertensi anda bisa mengobatinya dengan obat darah tinggi generik atau juga bisa dengan obat darah tinggi alami, dalam kesempatan ini kami ingin berbagi kepada anda tentang Obat Darah Tinggi Alami Yang Ampuh Dan Pantangannya.

Banyak sekali obat darah tinggi alami yang bisa kita buat dengan bahan dan juga cara yang mudah diantaranya;

  1. Daun salam; Daun salam memiliki mineral yang dapat memperlancar aliran darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah tinggi, sangat cocok untuk dijadikan obat tradisional darah tinggi. Cara membuatnya pun sangat sederhana, anda hanya perlu merebus 10 lembar daun salam dengan tiga gelas air, dan biarkan air rebusan tersebut tersisa hingga 1 gelas, atau bisa juga ditambahkan dengan sambiloto agar khasiatnya lebih manjur.
  2. Mentimun; Mentimun banyak mengandung mineral pottasium yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Bukan itu saja, cara membuatnya pun tidak sulit, anda hanya perlu mengkonsumsi mentimun mentah tiap hari atau bisa dijadikan sebuah jus.
  3. Blewah; Blewah bisa menjadi buah penurun tekanan darah tinggi. Sama seperti Mentimun, Blewah juga memiliki kandungan mineral pottasium. Konsumsi blewah tiap hari dapat membantu menjaga tekanan darah tinggi tetap normal.
  4. Rumput laut; Dalam sebuah penelitian di Jepang mengemukakan bahwa rumput laut mampu meurunkan tekanan darah tinggi pada anak-anak yang mengkonsumsinya dengan asupan yang tinggi. Penelitian ini menunjukkan bahwa rumput laut berpengaruh terhadap tekanan darah. selain dapat mengobati hipertensi, rumput laut juga bermanfaat bagi anda yang memiliki kolestrol tinggi.
  5. Bawang Bombay; Bawang Bombay juga bermanfaat jika dijadikan Obat tradisional darah tinggi, sebab zat alicin pada bawang Bombay sangat berguna untuk mengontrol tekanan darah. tak hanya itu Bawang Bombay juga berkhasiat untuk menekan kadar kolestrol dalam darah. Untuk pencegahan agar tekanan darah tidak semakin meningkat, caranya Anda hanya perlu mengkonsumsi bawang Bombay secara rutin 4 kali dalam seminggu.
  6. Mengkudu; Meskipun memiliki bau yang tidak sedap, tapi buah mengkudu sangat bermanfaat untuk kesehatan. Salah satunnya dikenal sejak dulu sebagai obat darah tinggi tradisional. Cara mengolah mengkudu anda hanya perlu menghaluskan mengkudu atau memblendernya lalu konsumsi mentah-mentah, untuk menghilangkan rasanya yang tidak enak anda bisa menambahkannya dengan madu.
Itulah beberapa diantaranya obat darah tinggi tradisional alami yang bagus dan cukup mujarab atau ampuh jika anda mau melakukannya secara rutin. Namun saran Kami, sebaiknya anda juga perlu berkonsultasi dengan Dokter untuk pengobatan yang lebih tepat.

Lihat Juga:
Gejala Dan Penyebab Penyakit Gula Darah Tinggi Dan Ukuran Kadar Gula Normal
Merk Obat Hipertensi Generik Di Apotik Yang Aman Yang Bagus

Pantangan Untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi


Dalam berbagai macam hal sering ditemukan kondisi bahwa penderita tekanan darah tinggi tidak bisa memiliki kehidupan seperti orang lain yang normal seperti dibatasinya jenis-jenis makanan dan juga aktivitas (olahraga pemicu detak jantung secara spontan). Hal ini sebenarnya dilakukan agar tekanan darah bisa berada dalam kondisi normal. Menjaga agar tekanan darah tidak terlalu tinggi adalah salah satu usaha untuk menurunkan resiko beberapa komplikasi penyakit yang selalu mengancam penderita darah tinggi. Dibawah ini adalah beberapa hal yang dilarang bagi penderita darah tinggi.


Makanan yang Dilarang


Dalam rangka usaha untuk menurunkan tekanan darah tinggi maka mengatur menu makanan adalah kewajiban utama. Konsumsi berbagai jenis makanan yang memicu tekanan darah tinggi akan meningkatkan resiko komplikasi seperti stroke dan serangan jantung. Berikut ini beberapa aturan dalam memilih makanan untuk penderita darah tinggi.


1. Jangan Konsumsi Makanan Asin

Mengkonsumsi makanan yang dimasak dengan kandungan garam yang berlebihan adalah pantangan yang sangat utama bagi penderita tekanan darah tinggi. Menambahkan garam secara langsung ke berbagai jenis masakan juga sangat dilarang. Makanan untuk penderita tekanan darah tinggi harus minimal garam dan jika perlu gunakan garam khusus. Garam dapat merusak pembuluh darah dan arteri dalam jantung sehingga bisa meningkatkan resiko stroke dan penyakit jantung.

2. Makanan Tinggi Lemak Jenuh

Makanan yang mengandung lemak jenuh seperti lemak pada daging sapi, domba dan minyak sawit sangat dilarang untuk penderita tekanan darah tinggi. Asupan lemak trans atau jenuh yang berlebihan dapat meningkatkan resiko kegemukan yang bisa memicu tekanan darah tinggi. Selain itu penderita darah tinggi juga sangat dilarang untuk konsumsi makanan yang digoreng karena bisa meningkatkan resiko serangan jantung.

3. Daging Berlemak

Daging berlemak segar seperti daging sapi dan daging domba sangat dilarang untuk penderita darah tinggi. Daging merah yang mengandung lemak juga bisa mengandung berbagai jenis racun yang bisa meningkatkan tekanan darah dalam waktu yang sangat cepat.

4. Makanan Manis / Gula

Gula atau semua jenis makanan yang manis sebenarnya juga dilarang untuk penderita tekanan darah tinggi. Makanan manis dapat meningkatkan kadar gula dalam darah dan berat badan. Jika konsumsi gula atau makanan manis berlebihan maka bisa meningkatkan resiko penyumbatan pada pembuluh darah dan meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke.

5. Makanan Olahan / Makanan Cepat Saji

Semua jenis makanan olahan atau makanan cepat saji sangat dilarang untuk penderita tekanan darah tinggi. Biasanya semua jenis makanan kemasan dan makanan cepat saji banyak mengandung garam dan berbagai bahan perasan tambahan lain. Hal ini juga bisa meningkatkan resiko tekanan darah tinggi.

6. Merokok

Rokok memang bukan termasuk dalam makanan atau minuman. Tapi kebanyakan penderita darah tinggi yang masih merokok akan meningkatkan resiko terkena penyakit lain yang lebih berbahaya seperti jantung, stroke dan penyakit lain. Kebiasaan merokok harus ditinggalkan untuk meningkatkan kesehatan jantung.

7. Kebiasaan Minum Alkohol

Alkohol adalah salah satu pantangan besar bagi semua penderita tekanan darah tinggi. Alkohol juga berpotensi merusak dinding arteri sehingga bisa meningkatkan resiko penyakit jantung dan dapat mendatangkan penyakit berat lainnya. Kebiasaan mengkonsumsi alkohol bagi penderita tekanan darah tinggi bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang lebih serius.

8. Kentang Goreng

Kentang goreng menjadi kesukaan semua orang terutama ketika makan di tempat makanan siap saji. Kentang goreng bisa meningkatkan resiko tekanan darah tinggi karena mengandung garam yang cukup tinggi. selain itu minyak untuk menggoreng kentang banyak mengandung lemak trans yang berbahaya untuk kesehatan jantung. Jadi, penderita tekanan darah tinggi sebaiknya mengurangi atau menghindari kentang goreng.

9. Susu

Susu sapi merupakan salah satu minuman yang mengandung kalsium tinggi. Meskipun kalsium tinggi disarankan untuk penderita tekanan darah tinggi, namun susu mengandung lemak yang cukup tinggi. Jenis lemak jenuh akan meningkatkan masalah kesehatan yang serius pada penderita tekanan darah tinggi.

10. Pizza

Pizza adalah salah satu jenis makanan yang sangat lezat. Namun berbagai jenis campuran dalam pizza ternyata bisa meningkatkan resiko pada penderita tekanan darah tinggi. Beberapa jenis bahan tambahan seperti daging merah, keju, roti dan berbagai isi lain bisa meningkatkan tekanan darah tinggi. selain itu olahan pizza juga banyak mengandung garam jadi sebaiknya harus dihindari oleh semua penderita tekanan darah tinggi.

11. Kopi

Kopi adalah minuman yang mengandung cafein dan dapat meningkatkan resiko tekanan darah tinggi. Bahkan kebiasaan minum kopi yang terlalu sering juga akan menyebabkan kenaikan tekanan darah yang sangat cepat.

Lihat Juga;


Aktivitas Yang Dilarang


Pada dasarnya tidak ada kegiatan yang dilarang untuk semua penderita tekanan darah tinggi. Penderita tekanan darah tinggi bisa melakukan kegiatan seperti orang lain. Namun jenis kegiatan yang memicu masalah pada jantung (denyut spontan) memang sangat dilarang. Berikut ini adalah beberapa kegiatan yang dilarang;



1. Olahraga Angkat Beban

Olahraga memang sangat penting untuk penderita tekanan darah tinggi. Namun jenis olahraga angkat beban adalah hal yang sangat dilarang. Olahraga ini bisa meningkatkan tekanan darah dalam waktu yang sangat cepat. Jika penderita ingin melakukan olahraga beban sebaiknya dalam skala ringan yang membuat tubuh tidak terlalu dipaksakan.

2. Terjun Payung

Terjun payung adalah kegiatan yang sangat dilarang untuk penderita darah tinggi. Terjun payung bisa meningkatkan resiko penyakit tekanan darah tinggi menjadi lebih besar. Selain itu terjun payung juga bisa menyebabkan serangan jantung bagi penderita.

3. Menyelam

Aktifitas menyelam memang sangat menyenangkan. Namun bagi penderita tekanan darah tinggi, menyelam adalah hal yang sangat dilarang. Jika memang penderita tekanan darah tinggi harus menyelam maka harus dilakukan pendampingan oleh instruktur yang profesional dan jangan sesekali melakukan tanpa ada orang disekeliling anda. Tapi kegiatan ini memang terlalu beresiko bagi penderita.

Semua jenis kegiatan yang menimbulkan perasaan spontan bagi penderita darah tinggi harus dihindari. Penderita darah tinggi memang memiliki resiko penyakit jantung yang lebih besar. Karena itu, beberapa kegiatan yang bersifat mengagetkan atau memicu adrenalin sebaiknya tidak dilakukan.


SEMOGA BERMANFAAT
SALAM DARI KAMI www.seh4t.com TERIMA KASIH
Previous Post
Next Post

0 komentar: