Rabu, 10 Mei 2017

Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi 1 Bulan Alami

http://www.seh4t.com/

Bagi sang ibu dan juga sang ayah, kesehatan buah hati adalah salah satu prioritas, terutama untuk bayi yang usianya masih dalam hitungan bulan yang sangat membutuhkan perhatian extra karena sangat rentan dengan kesehatannya. Salah satu hal yang sering dan lumrah terjadi pada sang buah hati apalagi umurnya masih hitingan bulan adalah biang keringat.

Mengatasi biang keringat pada bayi memang gampang-gampang susah. Pasalnya bayi memang cenderung rentan terhadap biang keringat. Selain itu, bayi juga seringkali sulit untuk didiagnosis karena ketidak mampuannya dalam berbicara. Sehingga jika ada biang keringat pada bagian-bagian kulit yang tidak terlihat maka akan sulit dideteksi kecuali jika ibu memeriksanya dengan teliti.

Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi 1 Bulan Alami, ibu harus mengetahui terlebih dahulu apa saja penyebabnya. Bayi memiliki kelenjar keringat yang belum berkembang dengan baik. Sehingga jika pori-pori tertutupi maka akan kesulitan dalam mengeluarkan keringat. Selain itu, bayi yang terlalu sering digendong juga lebih rentan terkena biang keringat karena bayi harus menghadapi suhu tubuhnya dan suhu tubuh ibunya sendiri yang memicu biang keringat untuk keluar.

Agar perawatan Ibu bisa lebih maksimal dalam mengatasi biang keringat yang Ibu berikan pada si Kecil, Ibu perlu mengetahui lebih dulu mengenai apa itu biang keringat dan penyebabnya.

. Pengertian Biang Keringat (Miliaria)


Biang Keringat (Miliaria)


Biang keringat yang dalam istilah medis disebut Miliaria adalah kondisi di mana kulit ditumbuhi bintik-bintik kecil berwarna kemerahan disertai rasa panas, perih, dan gatal. Hal ini terjadi karena kelenjar keringat di kulit tersumbat. Efeknya, keringat pun terjebak dan menumpuk di dalam kulit. Pada bayi, biasanya biang keringat muncul di bagian wajah, dada, leher, dan daerah-daerah lipatan kulit, seperti paha bagian dalam dan bokong. Udara panas, bahan baju yang tidak menyerap keringat dengan baik, dan cara merawat kulit bayi yang salah adalah beberapa faktor pemicu hadirnya biang keringat di kulit.

Sebelum kita mencoba untuk mengatasi biang keringat, sangat penting sekali mengetahui ciri-ciri, gejalanya, dan penyebabnya. Hal ini bertujuan agar yang kita lakukan tepat guna dan dapat menghilangkan biang keringat sepenuhnya tanpa adanya kekambuhan. Kita pun harus berhati-hati karena kulit bayi sangat sensitif, maka keamanan penggunaan obat biang keringat pada bayi haruslah diperhatikan dengan seksama.

Miliaria sebenarnya ini tidak hanya terjadi pada bayi tetapi juga dapat terjadi pada orang dewasa. Namun karena kulit bayi yang lebih sensitif dibanding dewasa, maka ini lebih sering terjadi pada bayi. Miliaria terjadi ketika pori-pori kulit (saluran keringat) tersumbat, sehingga keringat terperangkap di bawah kulit sebagai akibatnya timbullah peradangan. Gejala dan tanda-tandanya mulai dari ruam yang dangkal sampai dalam serta bintil-bintil berwarna merah, dan gatal.

Biang keringat biasanya dapat sembuh dengan sendirinya. Namun pada kasus yang berat tak jarang memerlukan perawatan medis. Sedangkan untuk pertolongan pertama kita dapat mengatasi biang keringat pada bayi dengan cara membuat kulit menjadi sejuk dan dingin serta mencegah agar tidak berkeringat terus.

. Gejala Biang Keringat Pada Bayi (Miliaria)


* Ciri-ciri dan gejala biang keringat pada bayi meliputi:
  • Sering muncul di daerah leher, dada, dan bahu.
  • Ada tiga bentuk biang keringat, dari yang paling ringan hingga ke berat:
  1. Miliaria Kristalina Terjadi pada lapisan kulit paling atas (superfisial), ditandai dengan kulit melenting kecil berair dan tampak mengkilap yang dapat pecah dengan sendirinya dalam kurun waktu sekitar 1 sampai 2 hari sejak kemunculannya. Biang keringat ini biasanya tidak menimbulkan rasa gatal dan tidak berwarna kemerahan.
  2. Miliaria Rubra Terjadi pada kulit lapisan tengah. Sesuai dengan namanya rubra (merah), maka kulit tampak berwarna kemerahan, gatal, melenting, berair, dan perih.
  3. Miliaria Profunda Sesuai dengan namanya profunda (dalam/bawah) terjadi pada lapisan kulit bagian bawah. Ditandai dengan bintil-bintil berwarna putih, keras dengan ukuran 1-3 milimeter tidak gatal dan biasanya terjadi pada orang dewasa.

* Penyebab Miliaria Berikut ini beberapa penyebab biang keringat pada bayi yang utama:

  1. Saluran keringat belum matang. Saluran keringat pada bayi baru lahir tidak sepenuhnya telah matang. Sehingga keringat akan sering terjebak di bawah kulit karena tak lancar keluar. Biang keringat pada bayi seperti ini dapat muncul pada minggu pertama kehidupan, terutama jika bayi sedang dalam inkubator, berpakaian terlalu hangat atau demam.
  2. Iklim tropis . Cuaca lembab dan panas dapat menyebabkan biang keringat.
  3. Panas berlebih (overheating) dapat terjadi ketika bayi berpakaian terlalu tebal atau tidur di bawah atap seng atau asbes saat cuaca panas.
  4. Jika biang keringat sudah telanjur menyerang dan membuat si Kecil merasa tak nyaman, berikut beberapa hal yang bisa Ibu lakukan untuk mengatasinya:
  5. Pilih sabun bayi dengan formula lembut untuk memandikan si Kecil, sehingga dapat membantu melembutkan kembali dan menjaga kelembapan kulitnya.
  6. Setelah mandi, gunakan handuk lembut untuk mengeringkan tubuh bayi dengan cara menepuk-nepuknya secara perlahan. Hindari menggosok permukaan kulit yang ditumbuhi biang keringat.
  7. Taburkan area kulit si Kecil yang tengah terserang biang keringat dengan baby powder yang berkualitas bagus untuk menurunkan suhu kulit dan mengurangi rasa gatal.
  8. Pastikan baju yang akan dikenakan si Kecil terbuat dari bahan yang lembut, tidak terlalu tebal, dan memungkinkan lancarnya sirkulasi udara.

Jika kondisi kulit tak juga membaik setelah tiga atau empat hari, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter.

Pengobatan Miliaria Untuk mengatasi biang keringat pada bayi selain berobat ke dokter apabila diperlukan, ada pula cara sederhana yang dapat dilakukan di rumah.

. Cara mengatasi biang keringat pada bayi yang efektif dan aman:


  1. Apabila cuaca panas, kenakan pakaian longgar dan tipis dengan bahan yang dapat menyerap keringat.
  2. Ciptakan ruangan yang sejuk dengan ventilasi yang cukup atau jika tidak memungkinkan dapat memanfaatnya AC.
  3. Gunakan bedak yang mengandung calamine atau kompres dingin untuk meringankan rasa gatal dan iritasi pada kulit.
  4. Hindari menggunakan krim dan salep yang mengandung minyak atau minyak mineral, yang dapat menutup pori-pori lebih lanjut.

. Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi 1 Bulan Alami diantaranya:

  1. Tepung Kanji Atau Tapioka; Tepung yang bersifat dingin sehingga bisa membantu mendinginkan kulit dengan cepat saat kepanasan. Caranya menggunakannya kulit yang ingin diberikan bedak tepung sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu, lebih bagus lagi jika dimandikan, lalu keringkan tubuh bayi. Jika sudah lalu berikan tepung kanji yang dicampur dengan air, dan pastikan tidak sedang berkeringat selama memberikan bedak.
  2. Daun Tembelekan; Daun dengan nama latin Lantana Camara Linn. Tanaman ini berkembang liar yang mempunyai ketinggian hingga 0,5-4 meter, batang berkayu, rantingnya berbentuk segi empat, berbulu, serta berduri. Daun tembelekan ini mempunyai sifat pahit, sejuk, sedikit berbau, serta memiliki kandungan racun yang berguna mengurangi rasa gatal. Caranya, gunakan segenggam daun tembelekan untuk kemudian direbus dengan 3 gelas air hingga mendidih sekitar 15 menit, setelah itu diamkan hingga hangat basuhkan pada bagian yang gatal.
  3. Daun Krokot; Daun dengan nama latin Portulaca Oleracea Linn. Tanaman ini banyak dijumpai dan tumbuh di halaman. Daun berbentuk kecil serta tekstur yang tebal karena mengandung banyak air, juga bersifat dingin. Caranya adalah gunakan segenggam daun krokot lalu rebus dengan 3 gelas air, didihkan hingga menjadi 1,5 gelas. Kemudian diminum setelah didinginkan sebelumnya.
  4. Kacang Hijau; Tumbukkan sebanyak 1 ons kacang hijau sampai halus, kemudian diseduh dengan air panas. Lalu siap untuk diminum ketika sudah didinginkan sebelumnya.
  5. Buah Timun; Haluskan buah timun, kemudian dioleskan pada kulit yang terdapat biang keringatnya. Timun juga dapat dijadikan bahan buat mengobati biang keringat yang dapat dicampurkan dengan bedak dingin.
http://www.seh4t.com/2017/05/cara-mengatasi-biang-keringat-pada-bayi.html


Ramuan alami untuk mengatasai penyakit biang keringat di atas sudah mampu dan mudah untuk dipraktikkan, dengan bahan yang ekonomis bahkan jika sedikit usaha bisa memperolehnya tanpa perlu mengeluarkan biaya. Yang dibutuhkan hanyalah kesabaran dan ketelatenan saja.

Tapi jika dengan perawatan alami dan juga sederhana di atas biang keringat tak kunjung hilang atau muncul gejala berikut, maka periksakanlah ke dokter. Menjadi lebih kemerahan, sakit, bengkak atau teraba hangat di sekitar daerah yang terkena terlihat nanah mengalir dari luka pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak, leher atau selangkangan timbul demam atau mengigil.

. Mencegah Timbulnya Biang Keringat


Setelah mengetahui informasi umum akan Biang Keringat Pada Bayi perlu anda ketahui juga cara pencegahannya dengan langkah-langkah sederhana berikut ini:
  1. Hindari memakaikan si Kecil baju-baju berbahan tebal atau ketat, dan jangan biarkan ia terlalu lama di dalam kereta bayi atau gendongan saat suhu udara sedang tinggi.
  2. Memperhatikan perpaduan antara memanasnya suhu tubuh dan minimnya sirkulasi udara bisa menyebabkan keringat terperangkap di kulit, sehingga risiko timbulnya biang keringat meningkat.
  3. Minimalisir aktivitas outdoor si Kecil saat temperatur udara sedang naik, sebab hal ini bisa memicu si Kecil memproduksi lebih banyak keringat yang berpotensi menumpuk di kelenjar minyak.
  4. Salah satu cara untuk merawat kulit si Kecil agar terhindar dari biang keringat adalah dengan mengajaknya bermain di dalam ruangan saat cuaca terlalu panas.
  5. Dengan sedikit kreativitas, aktivitas indoor bisa jadi tak kalah menyenangkan kok, Bu. Membuat prakarya bersama atau menyusun puzzle jadi alternatif kegiatan yang bisa dicoba.
  6. Gunakan produk perawatan bayi yang aman untuk si Kecil dengan cara yang tepat. Misalnya, bedak bayi hanya boleh diaplikasikan jika kulit si Kecil sudah benar-benar kering tidak lembap karena air atau baby lotion tidak boleh diberikan terlalu sering pada kulit bayi.
Baca Juga;
Tanda,Penyebab, Cara Menyembuhkan Biang Keringat Pada Orang Dewasa
Penyebab Biang Keringat Pada Bayi Baru Lahir Dan Cara Mengatasinya


Sekian dari kami semoga artikel ini dapat bermanfaat. Salam sehat dari kami www.seh4t.com terima kasih.
Previous Post
Next Post

0 komentar: