Kamis, 11 Mei 2017

Cara Menghilangkan Biduran Dengan Cepat Selamanya

Penyakit biduran yang disebagian kalangan masyarakat menyebutnya dengan kaligata yang ditandai dengan kulit bentol (menimbul) kemerahan dengan batas tegas dan terasa sangat gatal, ketika ditekan akan berwarna putih atau kekuningan, ketika dilepas merah kembali dan bila digaruk bentolnya pun meluas mengikuti bekas garukan. Biduran ini sangat menganggu karena rasa gatal yang ditimbulkannya sangat kuat dan bahkan disertai rasa panas.

Biduran atau dalam istilah medis disebut sebagai urtikaria ada yang berlangsung secara singkat (hanya sebentar) disebut sebagai urtikaria akut. Namun adapula yang berlangsung lama tak hilang-hilang atau hilang timbul disebut urtikaria kronik. Keduanya sama-sama menimbulkan rasa gatal yang disertai panas dan ketidak nyamanan sehingga harus Menghilangkan Biduran Dengan Cepat

Perlu anda tau bahwa sebagian besar kasus urtikaria ternyata tidak memerlukan pengobatan karena gejala yang timbul biasanya ringan dan sering membaik dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun bila Anda tidak mau menunggu lebih lama atau ingin biduran cepat sembuh, maka anda harus cepat-cepat mengobatinya.

Namun alangkah baiknya jika sebelum kita membahas kedalam bahasan obat biduran, terlebih dahulu kita mengetahui penyebab dan gejalanya agar langkah kita tepat dalam mengobatinya dan yang pastinya untuk menambah wawasan kita. Monggo disimak gaaaannn....!!!!!

http://www.seh4t.com/2017/05/cara-menghilangkan-biduran-dengan-cepat.html

Urtikaria


. Penyebab biduran (urtikaria)


Anda perlu mengetahui bahwa pemicu penyebab terjadinya penyakit biduran ini sangatlah beragam, dan banyak sekali. Dan inilah beberapa di antanya:
  1. Penyakit lambung.
  2. Terjadinya infeksi.
  3. Adanya perubahan suhu.
  4. Adanya dari gigitan nyamuk.
  5. Terjadinya mengalami stres.
  6. Kualitas air yang di gunakan tidak cocok bagi tubuh anda.
  7. Terjadinya efek samping dari obat-obatan anti biotik yang anda konsumsi.
  8. Terjadinya alergi terhadap makanan atau minuman seperti kacang, makanan dari laut, telur dan juga minuman susu.

 

. Gejala biduran (urtikaria)


Timbul bentolan multiple yang berbatas tegas pada kulit, dan berwarna merah lalu terasa gatal, bentol dapat juga berwarna putih ditengah yang di kelilingi warna merah, warna merah itu jika di tekan akan memutih lalu ukurannya akan berpareasi, tetapi lesi akan menghilang setelah satu sampai 48 jam, tapi dapat tumbuh lagi yang baru, biduran kadang-kadang di sertai angiodema, adalah pembengkakan difus yang tidak gatal dan tidak piting, tetapi terkadang pembengkakan terjadi di fiting dan laring sehingga dapat menimbulkan mengancam pada jiwa.

Dalam mengobati penyakit biduran/kaligata/urtikaria ini dapat dilakukan dengan berbagai jenis pengobatan yaitu dengan bahan alami, obat herbal dan obat kimia. Dalam kesempatan ini kami akan sedikit membahas obat biduran kimia.

* Biduran Akut

Cara Menghilangkan Biduran Dengan Cepat golongan Akut bisa dilakukan dengan mengkonsumsi obat, antara lain:
  1. Antihistamin; Zat ini akan memblokir efek histamin yang menimbulkan biduran, sehingga membantu menghilangkan rasa gatal dan mengurangi ruam atau kemerahan. Contoh obat antihistamin antara lain: cetirizine,  fexofenadine,loratadine, CTM, Iterhistin. Sebelum anda mengkonsumsi salah satu dari obat-obatan tersebut, penting sekali perhatikan terlebih dahulu dosis, kontraindikasi dan efek sampingnya karena sebagian antihistamin dapat menyebabkan efek ngantuk.
  2. Kortikosteroid; Obat ini akan diresepkan oleh dokter untuk pemakain yang singkat dengan dosis tinggi contohnya obat Kortikosteroid ; prednison, metil prednisolon, dexametason. Kortikosteroid ini dapat mengatasi biduran dengan cara menekan sistem kekebalan tubuh, sehingga gejala urtikaria akan menjadi ringan. Penggunaan kortikosteroid biasanya hanya 3 – 5 hari. Penggunaan jangka panjang tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan berbagai efek samping dan komplikasi, seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), glaukoma, katarak dan diabetes (atau dapat membuat diabetes menjadi buruk).

http://www.seh4t.com/2017/05/cara-menghilangkan-biduran-dengan-cepat.html


* Biduran Kronis

Cara mengobati biduran yang berkepanjangan (kronis) atau sering hilang timbul akan lebih kompleks, karena selain mengobati biduran yang masih berlangsung harus berusaha juga menghindari pemicu yang membuat biduran menjadi lebih buruk atau kambuh lagi. Jika Anda memiliki urtikaria kronis dan angioedema (pembengkakan lapisan kulit yang lebih dalam), mungkin Anda akan dirujuk ke dokter kulit (spesialis kulit). Karena angioedema berpotensi lebih serius dan dapat menyebabkan sesak napas akibat pembengkakan saluran nafas.

Cara Menghilangkan Biduran Dengan Cepat golongan kronis bisa dilakukan dengan mengkonsumsi obat, antara lain:
  1. Antihistamin. Mengobati ortikaria dengan antihistamin. Mungkin obat ini harus selalu Anda sediakan selama gejala berlangsung. Peningkatan dosis mungkin dianjurkan jika biduran tak kunjung membaik. Namun, hal ini hanya boleh dilakukan atas instruksi dari dokter yang bertanggung jawab atas perawatan Anda. Adapun jenis antihistamin yang lebih baru yang disebut antihistamin rupatadine telah terbukti efektif dalam mengobati kasus biduran yang lebih parah yang tidak mempan terhadap antihistamin lainnya.
  2. Menthol cream. Menthol cream dapat digunakan sebagai alternatif atau di samping antihistamin karena membantu meringankan rasa gatal.
  3. Tablet kortikosteroid. Terkadang, urtikaria yang lebih serius dapat diobati dengan dosis singkat tablet kortikosteroid, seperti prednisolon. Kemungkinan efek samping yang ditimbulkan oleh kortikosteroid ini meliputi peningkatan nafsu makan dan berat badan, perubahan suasana hati dan sulit tidur (insomnia). Tapi ingat! Penggunaan kortikosteroid jangka panjang pada urtikaria kronik tidaklah dianjurkan karena efek sampingnya yang berbahaya.
  4. Antagonis reseptor leukotrien. Antagonis reseptor leukotrien ini ialah jenis obat yang dapat membantu mengurangi kemerahan dan pembengkakan akibat biduran. Obat biduran ini bisa menjadi alternatif pengobatan jangka panjang sebagai pengganti tablet kortikosteroid karena obat ini tidak memiliki risiko efek samping seperti steroid. Obat ini jarang menimbulkan efek samping dan relatif ringan, seperti sakit kepala dan mual.
  5. Siklosporin. Dalam sekitar dua-pertiga kasus, obat yang disebut siklosporin telah terbukti efektif dalam mengobati biduran. Siklosporin bekerja dengan cara yang mirip dengan kortikosteroid, yakni menekan efek sistem kekebalan tubuh yang membahayakan. Efek samping dari siklosporin meliputi: Tekanan darah tinggi (hipertensi) Masalah ginjal Peningkatan kadar kolesterol darah Sakit kepala Gemetar involunter ( tremor ) Karena banyaknya efek samping obat siklosporin, maka Anda harus mendiskusikannya secara menyeluruh dengan dokter sebelum mulai menggunakannya.
  6. Omaluzimab. Untuk biduran yang tidak mempan terhadap antihistamin, ada obat baru yang lebih ampuh, yaitu omalizumab. Omalizumab diberikan melalui suntikan dan diperkirakan dapat mengurangi antibodi yang terkait dengan urtikaria.
  7. Fototerapi. Narrowband ultraviolet B Fototerapi Narrowband ultraviolet B (NUVB) adalah pengobatan urtikaria dengan cara menyinari daerah kulit yang biduran dengan sinar ultraviolet energi tinggi.
http://www.seh4t.com/2017/05/cara-menghilangkan-biduran-dengan-cepat.html

Lihat Juga:
Cara Mengobati Gatal Alergi Pada Kulit Tangan Dan Kaki
Penyebab Alergi Kulit Biduran Dan Cara Pengobatannya Pada Orang Dewasa


*Catatan = Diet makanan "Memperhatikan makanan yang mengandung zat/kandungan yang dapat berpengaruh terhadap biduran atau urtikaria kronik". Ada dua kelompok bahan kimia dalam makanan yang dapat memicu urtikaria pada beberapa orang yaitu salisilat dan amino vasoaktif. Menghindari atau mengurangi makanan yang mengandung bahan kimia ini dapat membantu mengatasi gejala biduran.

. Amina vasoaktif

Makanan yang mengandung amina vasoaktif yang dapat mengakibatkan pelepasan histamin meliputi:
  1. nanas
  2. stroberi,
  3. tomat,
  4. ikan,
  5. coklat,
  6. kerang-kerangan.

. Salisilat

Salisilat adalah senyawa alami seperti aspirin yang didapati dalam berbagai makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Adapun makanan yang mengandung salisilat yang harus dibatasi meliputi:
  1. teh,
  2. tomat,
  3. jus jeruk,
  4. bumbu-bumbu.

Menghindari Pemicu

Jika Anda telah mengetahui apa-apa saja yang menjadi pemicu biduran atau yang menyebabkannya bertambah parah, maka menghindari pemicu dapat membantu mengendalikan biduran. Dintara contoh pemicu biduran seperti alkohol dan kafein dapat dengan mudah dihindari. Sekian artikel ini kami akhiri semoga dapat bermanfaat dan anda sudi untuk memaklumi kekurangan yang terdapat didalmnya. Salam sehat dari kami www.seh4t.com terima kasih.
Previous Post
Next Post

0 komentar: