Rabu, 10 Mei 2017

Cara Mengobati Biang Keringat Pada Bayi 8 Bulan - Usia 1 Tahun

Biang Keringat Pada Bayi

Biang keringat adalah masalah yang kerap dialami oleh bayi baik yang berusia 0 bulan (baru lahir), 3 bulan, hingga usia 1 tahun. Masalah ini ditandai dengan munculnya bintik-bintik merah di kulit dada, wajah, kepala, atau leher disertai dengan rasa gatal dan panas yang tak tertahankan. Biang keringat memang bukan merupakan masalah yang bisa menimbulkan risiko fatal, namun jika ia dibiarkan begitu saja tanpa perawatan, bayi Anda tentu akan terus rewel sepanjang hari karena gatal yang ditimbulkan oleh si biang keringat.

Untuk obat biang keringat pada bayi biasanya lebih menekankan pada obat topikal seperti krim, bedak atau lotion atau dengan obat alami. Hal tersebut karena biang keringat merupakan gangguan pada kulit khususnya pada kelenjar keringat. Sehingga dokter pun sangat jarang memberikan obat oral terkecuali jika kondisi bayi sudah sangat mengkhawatirkan. Namun tentu saja ibu tidak bisa membeli sendiri obat-obatan seperti obat anti gatal misalnya. Terlebih jika tidak mengetahui pasti mengenai dosis dan efek sampingnya.

Jika anak terkena biang keringat, sebaiknya anda jangan langsung memberinya obat-obatan oral apalagi yang tidak jelas. Obat biang keringat pada bayi 3 bulan maupun baru lahir bisa dicoba dari bahan alami ataupun obat topikal yang bersifat meredakan biang keringat dari luarnya saja. Cara Mengobati Biang Keringat Pada Bayi 8 Bulan - Usia 1 Tahun ada 2 cara yang sebetulnya bisa dipilih, yaitu dengan obat kimia yang sifatnya topikal dan cara alami menggunakan bahan-bahan alami. Menyadari bahwa kulit bayi yang masih sangat rentan terhadap pengaruh luar, di kesempatan kali ini kami lebih menyarankan Anda untuk menggunakan cara-cara alami saja yang relatif lebih aman tanpa efek samping.

. Cara Mengobati Biang Keringat Pada Bayi 8 Bulan - Usia 1 Tahun Dengan Topikal:


  1. Sabun bayi; Penting sekali bagi anda memperhatikan bahwa mandi merupakan cara yang paling alami untuk mengobati biang keringat. Mandi yang teratur dapat mencegah penumpukan sel kulit mati dan juga menjaga suhu tubuh agar tidak mengeluarkan keringat secara berlebihan. Bayi yang baru lahir dan kurang dari 6 bulan juga wajib dimandikan secara teratur dan yang perlu diperhatikan adalah penggunaan sabun yang tepat.
  2. Sabun khusus bayi dengan PH yang menyesuaikan kulit bayi sebagai alternatif obat biang keringat pada bayi 5 bulan dan atau masih baru lahir dst. Jangan gunakan sabun orang dewasa untuk memandikan bayi karena kulitnya masih sensitif dan bukan tidak mungkin malah terjadi reaksi sensitif dari bayi yang menyebabkan ruam bahkan memperburuk biang keringatnya. Maka dari itu, sebaiknya pilihlah sabun bayi yang tepat agar bisa menjaga kesehatan kulitnya secara menyeluruh.
  3. Krim hidrokortison; Krim hidrokortison bisa digunakan dengan catatan jika kondisi biang keringat pada bayi sudah cukup parah misalnya terjadi inflamasi yang ditandai dengan warna kulit yang merah, terdapat bintil-bintil yang menghasilkan sensasi gatal dan perih. Gunakan hanya krim hidrokortison 1% sebagai obat biang keringat pada bayi. Jangan gunakan krim hidrokortison diatas itu karena bisa mengiritasi kulit. Krim hidrokortison mengandung steroid yang bisa meredakan inflamasi dengan cukup cepat. Sebaiknya digunakan dengan teratur dan tidak berlebihan. Oleskan secara tipis hanya pada bagian kulit yang terkena biang keringat. Tidak dianjurkan untuk menggunakan krim ini secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama. Krim ini bisa digunakan dalam kisaran waktu 3-7 hari saja dan sebaiknya tidak lebih. Jika kondisi kulit bayi tidak kunjung membaik segeralah konsultasikan dengan dokter kulit.
  4. Bedak salicyl; Bedak salicyl juga bisa menjadi obat biang keringat pada bayi. Namun dalam penggunaannya pun harus senantiasa diperhatikan kondisi kulit bayi saat terkena biang keringat. Jangan menaburkan bedak salicyl saat kulit bayi sedang berkeringat. Bedak salicyl bisa mengobati dan meredakan gatal akibat biang keringat jika digunakan pada kondisi kulit yang bersih dan kering. Mandikan bayi minimal 2 kali sehari menggunakan air yang cukup dengan hangat kuku saja. Setelah mandi keringkan badan bayi menggunakan handuk lembut agar tidak melukai kulitnya. Setelah kering, barulah bisa digunakan bedak salicyl pada kulit bayi. Gunakan secukupnya dan tidak berlebihan. Sebaiknya gunakan bedak yang tidak mengandung parfum atau kandungan parfum yang rendah saja agar kulit bayi bebas dari iritasi.
  5. Lotion Calamin; Ini juga mengandung agent yang dapat meringankan gejala biang keringat pada bayi. Ia bisa menjadi obat biang keringat pada bayi yang cukup aman untuk digunakan. Calamin memberikan sensasi mendinginkan kulit sehingga bayi bisa merasa lebih sejuk terutama karena biang keringat memang biasanya menyebabkan rasa gatal dan tidak nyaman. Lotion calamin biasanya juga mengandung menthol untuk memberikan sensasi sejuk. Sama halnya seperti memakai bedak salicyl, sebaiknya lotion calamin tidak digunakan pada kulit yang lembab atau basah. Gunakanlah lotion pada saat kulit bayi dalam kondisi bersih dan kering. Dengan begitu, manfaat lotion dalam mengobati biang keringat bisa lebih optimal. lebih bagus bunda tahu Jenis, Ciri-Ciri, Penyebab Biang Keringat Pada Bayi

. Cara Mengobati Biang Keringat Pada Bayi 8 Bulan - Usia 1 Tahun Dengan Bahan Alami


  1. Tepung Kanji Teknik penggunaan tepung kanji dalam mengatasi biang keringat pada bayi sudah diterapkan sejak dulu oleh nenek moyang kita. Seperti diketahui bahwa tepung kanji memang bersifat dingin. Bahan ini bila dibalurkan pada kulit bayi yang mempunyai biang keringat akan sangat membantu dalam meminimalkan rasa panas dan gatal. Sebelum menggunakan cara ini, bayi disarankan untuk dimandikan terlebih dahulu, dikeringkan tubuhnya, baru kemudian dibaluri tepung kanji yang diberi sedikit air. Usahakan agar saat membalurkan, bayi tidak sedang berkeringat dan dalam kondisi segar.
  2. Daun Tembelekan Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi Kenalkah Anda dengan tanaman tembelekan? Ya, tanaman bernama latin Lantana Camara Linn yang wujudnya ditampilkan pada gambar di atas adalah salah satu bahan herbal yang juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi biang keringat pada bayi Anda. Cara penggunaannya adalah dengan merebus segenggam daun tembelekan dalam 3 gelas air selama 15 menit. Biarkan sampai hangat dan basuhkan pada kulit bayi yang ditumbuhi biang keringat. Penggunaan daun tembelekan dalam meredakan biang keringat bayi ini sudah pernah kami buktikan dan hasilnya cukup memuaskan.
  3. Daun Krokot adalah daun yang biasa digunakan orang Jawa sebagai lalapan. Daun dari tanaman bernama latin Portulaca Oleracea ini banyak ditemukan dan tumbuh di sekitar pekarangan rumah. Sama seperti tembelekan, daun krokot juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi biang keringat pada bayi. Caranya yaitu dengan merebusnya dalam 3 gelas air, mendidihkan airnya hingga tersisa 1,5 gelas, kemudian meminumkannya pada bayi setelah dingin. Perlu diketahui bahwa air rebusan daun krokot ini aman dikonsumsi oleh bayi, jadi Anda tidak perlu khawatir. Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi.
  4. Kacang Hijau Mengatasi biang keringat pada bayi juga dapat dilakukan melalui pengobatan dalam menggunakan kacang hijau. Caranya, tumbuklah 1 ons kacang hijau hingga halus, seduh dengan air panas, dinginkan sejenak, kemudian minumkan pada bayi Anda setiap 3 kali sehari.
  5. Buah Timun Mendinginkan kulit yang ditumbuhi biang keringat juga merupakan cara efektif untuk meredakan tangisan bayi yang disebabkan karena rasa gatal panas dan gatal karena biang keringat. Gunakanlah buah timun yang sudah dihaluskan untuk membaluri seluruh kulit bayi yang ada biang keringatnya dan biarkan selama 5 menit agar airnya meresap, kemudian bersihkan.
  6. Lidah Buaya Selain menggunakan timun, Anda juga dapat menggunakan lidah buaya sebagai bahan pendingin biang keringat. Lidah buaya memiliki sifat antiinflamasi sehingga sangat cocok untuk mengatasi biang keringat bayiyang meradang. Cara penggunaannya yaitu dengan membalurkan gel yang ada pada bagian dalam daun merata ke bagian kulit yang ditumbuhi biang keringat, biarkan 20 menit, kemudian mandikan bayi dengan air dingin. Lakukan cara ini minimal 2 kali sehari selama seminggu untuk hasil optimal.
  7. Minyak Telon atau VCO Mengatasi biang keringat pada bayi juga dapat dilakukan dengan membalurkan minyak telon atau minyak VCO. Balurkan minyak tersebut ke kulit yang mengalami biang keringat setiap kali habis mandi hingga terdapat perubahan. Usahakan agar jenis minyak yang digunakan adalah minyak telon yang punya kandungan minyak kelapa tinggi (60%).
http://www.seh4t.com/2017/05/biang-keringat-pada-bayi.html


* Cara mencegah Biang Keringat Pada Bayi Tanpa Obat


Sebenarnya menurut ahli kesehatan biang keringat bukanlah masalah yang serius dan bisa menghilang dengan sendirinya dengan perawatan yang baik dan menjaga kebersihan bayi secara menyeluruh dan disiplin. Maka sebenarnya yang lebih penting bukanlah pengobatan namun pencegahan sehingga tidak sampai diperlukan pengobatan. Berikut beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindarkan bayi dari biang keringat:

  1. Menjaga kebersihan bayi; Bayi yang sehat, bersih dan terawat memiliki resiko yang lebih kecil untuk terkena biang keringat sehingga obat biang keringat pada bayi tidak diperlukan. Memandikan bayi 2 kali sehari, mencuci pakaian bayi dengan benar, serta menjaga lingkungannya agar tetap bersih bisa menghindarkan bayi dari biang keringat.
  2. Menjada suhu kamar bayi; Perubahan suhu bisa ditanggapi dengan sangat reaktif oleh tubuh bayi terutama kulitnya karena kulit bayi akan lebih kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan setiap perubahan suhu. Pori-pori bayi seringkali mengalami penyumbatan yang membuat keringat tidak dapat menguap dengan baik. Maka usahakan agar suhu kamar terjaga dengan mengatur ventilasi dengan baik sehingga sirkulasi udara lebih lancar.
  3. Pastikan bayi terhidrasi dengan baik; Dehidrasi bisa membuat tubuh bayi kepanasan sehingga memicu kelenjar keringat untuk memproduksi keringat secara berlebihan. Berikan minum pada bayi yang cukup bisa berupa air putih ataupun pemberian ASI yang cukup. ASI bisa menjadi obat biang keringat pada bayi karena bisa meningkatkan imunitasnya.
  4. Pakaian yang nyaman; Pakaikan pakaian yang nyaman untuk bayi. Hindarilah pakaian menggunakan bahan wol yang panas dan kurang bisa menyerap dengan baik. Bahan pakaian katun bisa menjadi pilihan yang lebih baik karena ia sejuk dipakai dan bisa menyerap keringat dengan baik. Hindari juga pakaian yang ketat karena bisa mengganggu penguapan kelenjar keringat. Gunakanlah pakaian yang longgar dan tidak terlalu tebal supaya bayi tetap merasa nyaman.

* Saat Kondisi Anak Harus Dibawa Berobat KeDokter


Biang keringat bisa terjadi pada siapapun. Namun memang ia lebih sering dialami oleh bayi karena kelenjar keringat bayi belum berkembang dengan cukup baik. Biang keringat akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari atau minggu. Namun jika kondisi tidak kunjung membaik sebaiknya segera hubungi dokter. Sudah menjadi tugas seorang ibu untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kenyamanan bayi agar tidak sampai membutuhkan obat biang keringat pada bayi.

Lihat Juga;
Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi 1 Bulan Alami
Cara Menghilangkan Biang Keringat Pada Wajah Muka Dengan Cepat


Sekian dari kami semoga artikel ini dapat bermanfaat dan kami berharap anda dapat memaklumi kesalahan dan kekurangan yang terdapat didalamnya. Salam sehat dari kami www.seh4t.com terima kasih.
Previous Post
Next Post

0 komentar: