Senin, 01 Mei 2017

Tumbuhan Obat Tradisional Batu Ginjal Tanpa Operasi Yang Efektif

Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal atau nefrolitiasis adalah suatu kondisi ketika material keras yang menyerupai batu terbentuk di dalam ginjal. Material tersebut berasal dari sisa zat-zat limbah di dalam darah yang disaring oleh ginjal yang kemudian mengendap dan mengkristal seiring waktu.

Pada sebagian besar kasus, penyakit batu ginjal dialami oleh orang-orang yang berusia 30-60 tahun. Diperkirakan 10 persen wanita dan 15 persen pria pernah mengalami kondisi ini selama hidup mereka.

Endapan batu di dalam ginjal bisa disebabkan oleh makanan atau masalah keSEHATan lain yang mendasari. Berdasarkan jenisnya, batu ginjal dibagi menjadi empat, yaitu batu kalsium, batu asam urat, batu struvit, dan batu sistin.

http://www.seh4t.com/2017/05/penyakit-batu-ginjal.html


Bagi anda yang belum tahu dengan batu ginjal mingkin anda mengira bahwa penyakit yang satu ini adalah penyakit adanya sebuah batu yang terjebak di dalam ginjal. Anggapan ini tidak sepenuhnya salah karena penyakit batu ginjal memang memiliki ciri-ciri adanya material keras seperti batu didalam ginjal.

Namun batu yang ada didalam ginjal ini tidaklah masuk kedalam tubuh secara manual melainkan terbentuk dari pengendapan sisa-sisa makanan atau limbah tubuh yang tidak terbuang bersama urin ketika proses filtrasi yang dilakukan ginjal. Secara definisi, penyakit batu ginjal merupakan sebuah kelainan pada organ ginjal seseorang yang terdapat material keras seperti batu.

Hal-hal yang menyebabakan terjadinya batu ginjal antara lain kemampuan filtrasi yang dimiliki ginjal melemah atau menurun serta asupan makanan yang kurang baik. Bagi yang menderita penyakit batu ginjal pastinya akan merasakan beberapa gejala sebagai berikut:
  1. Sakit yang dirasa ketika buang air kecil,
  2. Sakit pinggang sebelah kiri, kanan atau keduanya,
  3. Buang air kecil yang tidak tuntas / tersendat,
  4. Darah yang bercampur dengan air urin karena infeksi saluran kemih akibat batu ginjal.
Salah satu penyakit yang paling dihindari banyak orang adalah batu ginjal. Sekarang bayangkan saja jika terdapat batu pada organ ginjal anda ? Penyakit ini bisa sangat mengganggu aktivitas anda karena pinggang akan terasa sangat sakit.

Penyakit batu ginjal ini terjadi saat mineral menumpuk pada organ ginjal, sehingga terbentuklah material yang mirip dengan batu dan ukurannya bisa mencapai ukuran bola golf dan berwarna kristal. Salah satu penyebab utama penyakit batu ginjal adalah kurangnya mengkonsumsi air mineral.


Kebanyakan penderita penyakit batu ginjal lebih memilih pengobatan medis, namun bagi anda yang ingin mencoba dengan cara alami silahkan nda cari tau nama Tumbuhan Obat Tradisional Batu Ginjal Tanpa Operasi Yang Efektif mengobati batu ginjal. Setidaknya terdapat beberapa tanaman alami penghancur batu ginjal yang dapat ingianda manfaatkan.

Seperti yang telah dijelaskan diatas, kurang minum merupakan penyebab utama terjadinya batu ginjal. Jika semuanya sudah terlanjur terjadi, langkah terbaik adalah mengobatinya. Dan berikut ini kami jelaskan sebagian kecil tanaman Obat Tradisional Batu Ginjal Tanpa Operasi Yang Efektif:

. Beberapa Tanaman Penghancur Batu Ginjal Paling Ampuh ;
  1. Kumis Kucing; Salah satu tanaman herbal penghancur batu ginjal paling ampuh adalah kumis kucing. Terdapat banyak penelitian yang mengungkapkan khasiat kumis kucing terhadap penyakit batu ginjal. Tanaman herbal yang memiliki nama latin Orthosiphon stamineus ini mampu mengekskresi ion dan natrium dalam ginjal. Selain itu kumis kucing juga dapat menstimulasi ginjal untuk mengeluarkan substansi-substansi yang mengeras melalui urine. Kumis kucing ini biasanya dikonsumsi dalam bentuk suplemen ataupun campuran minuman. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal silahkan anda campurkan daun rende dan kelewih dengan cara ketiga bahan tersebut direbus bersamaan dengan air 5 gelas sampai menjadi 3 gelas lalu diminum 3x1 hari.
  2. Daun Sendok; Tanaman herbal penghancur batu ginjal lainnya adalah daun sendok. Mengapa daun sendok? Daun sendok memiliki kemampuan untuk menangkal dan menghancurkan zat oksalat pada organ ginjal. Sebuah penelitian asal Malaysia bahkan mengklaim daun sendok sebagai salah satu tanaman herbal yang paling ampuh dalam mengatasi penyakit batu ginjal.
  3. Katumpangan Uler; Tanaman herbal yang memiliki nama ilmiah Aerva lanata ini juga merupakan salah satu obat herbal alami penghancur batu empedu. Katumpangan uler biasanya dikonsumsi sebagai jamu dan suplemen.
  4. Kelapa Muda (Degan); Dalam air kelapa muda ini mengandung tinggi kalium yang mana mirip sekali dengan kalium sitrat yang bisa menghambat pembentukan batu ginjal. Biasanya air kelapa muda berkhasiat untuk membantu dalam meluruhkan batu ginjal dengan cara mengencerkan urin sehingga berbagai bahan kimi dalam ginjal seperti kalisum, asam urat dan lainnya dengan mudah bisa keluar melalui urine.
  5. Lobak Putih; Merupakan tanaman sayur yang masuk kedalam kelompok keluraga brasicaceae. Bentuk loba mirip dengan wortel namun yang membedakannya adalah dari segi warna, kalau lobak berwarna putih sedangkan wortel berwarna orenye. Lobak banyak dikonsumsi oleh orang-orang di seluruh penjuru dunia. Seperti di eropa, loka sering digunakan sebagai bahan pembuat salda. Di india lobak biasanya dipakai sebagai penambah rasa pada kari. Di jepang dan korea lobak di awetkan daengn cara dibuat acar. Sedangkan untuk di indonesia sendiri, lobak biasanya dijadikan sebagai santapan menu sayuran dan juga digunakan sebagai obat kesehatan. Lobak mengandung beberapa senyawa seperti vitamin A, B1, B2, C, niacin, minyak atsiri, posfor, kalsium, mangan, kolin, serat kasar, minyak atsiri, beta-karoten dan juga antibiotik. Nah senyawa-senyawa tersebutlah yang menjadikan lobak sebagai obat kesehatan. Salah satu manfaat lobak sebagai obat kesehatan adalah berkhasiat sebagai peluruh dan penghancur batu ginjal. Selain itu, lobak juga mampu mengobati kondisi peradangan pada saluran kemih dan mencegah infeksi ginjal.

Cara mengolah lobak putuh untuk dijadikan Obat Tradisional Batu Ginjal, menurut hasil penelitian lobak putih dicuci bersih kemduian diparut, tambahkan air matang dingin ke dalam parutan, lalu diperas. Kemudian air perasan lobak tersebut dikonsumsi 2 kali sehari, Setelah seminggu rutin mengkonsumsi air perasan lonbak, batu ginjal pun terlihat larut bercampur dengan urin saat berkemih.

Sedangkan untuk mengkonsumsi lobak untuk mengatasi masalah kesehatan lainnya, anda cukup memblender 50 gram lobak yang telah dipotong kecil-kecil dan dengan mencampurkan 50 ml air matang. Setelah jadi jus, baru bisa anda konsumsi jus lobak tersebut. Anda bisa mengkonsumsi jus lobak ini 3 kali dalam seminggu. Cukup 1 gelas sekali dan sebaiknya dikonsumsi sesudah makan.

Obat Tradisional Batu Ginjal Yang Efektif

Baca Juga;
Gejala Awal Penyakit Ginjal Dan Menu Makanan Untuk Penyakit Ginjal

Perlu anda ketahui juga, lobak tidak hanya mampu mengobati permasalahan pada ginjal seperti batu ginjal, namun lobak juga mampu mengobati bebebrapa penyakit lainnya seperti :
  1. Mengobati eksim.
  2. Mengobati luka bakar.
  3. Mengobati asma.
  4. Mengobati batuk.
  5. Menyehatkan kulit.
  6. Menjaga tekanan darah.
  7. Menyehatkan rambut.
  8. Mengobati disentri.
  9. Mengobati penyakit kuning.
  10. Membantu tubuh terhidrasi dengan baik.
Itulah beberapa maslah kesehatan yang dapat diatasi oleh lonak putih. Manfaat lobak putih bagi kesehatan sudah tidak diragukan lagi, sayuran ini sangat baik dikonsumsi untuk diet dan menjaga kesehatan tubuh agar stamina tetap fit sepanjang hari. Maka, selain untuk mengobati berbagai masalah kesehatan, lobak putih juga bisa dikonsumsi untuk menjaga kesehatan.

Demikianlah sedikit info mengenai beberapa Tumbuhan Obat Tradisional Batu Ginjal Tanpa Operasi Yang Efektif. Semoga lewat artikel ini anda dapat lebih mudah menemukan obat tradisional batu ginjal. Sebenarnya ada lagi herbal yang tidak kalah ampuh untuk membantu meringankan gejala batu ginjal, seperti Meniran Hijau. Sekian dari kami semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda, keluarga, dan orang disekitar anda. Salam sehat dari kami
www.seh4t.com terima kasih.
Previous Post
Next Post

0 komentar: