Minggu, 28 Mei 2017

Ramuan Obat Batuk Herbal Untuk Balita Paling Ampuh Sudah Teruji

Ramuan Obat Batuk Herbal Untuk Balita Paling Ampuh Sudah Teruji

www.seh4t.com -Batuk adalah penyakit yang sering diderita oleh anak-anak, sehingga penting diketahui obat batuk anak tradisional yang mujarab. Usia anak-anak merupakan usia yang sangat rentan menderita berbagai penyakit, terutama batuk. Pada usia ini merupakan tahap pertumbuhan dan perkembangan sel dan jaringan tubuh, termasuk dalam membentuk antibodi alami dalam memerangi penyakit untuk menciptakan ketahanan yang kuat di kemudian hari. Sehingga sedapat mungkin sebagai orang tua tidak sembarangan dalam memberikan obat kepada anak agar tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Jika menggunakan obat-obatan kimia sebaiknya selalu konsultasikan kepada dokter agar anak mendapatkan obat yang tepat serta dosis yang sesuai untuk anak.
Ramuan Obat Batuk Herbal Untuk Balita Paling Ampuh Sudah Teruji
Untuk penyakit batuk, sebenarnya alam sudah menyediakan berbagai bahan yang terbukti ampuh untuk membasmi batuk pada anak. Obat batuk anak tradisional biasanya diketahui secara turun temurun sebagai warisan nenek moyang. Tetapi dengan kemajuan riset dan teknologi, banyak dari obat-obatan warisan nenek moyang tersebut yang telah diteliti oleh para peneliti dan ternyata memang berguna untuk meningkatkan kualitas kesehatan seseorang dan efektif untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Batuk yang dialami oleh anak tentunya sangat mengganggu aktifitas anak dan membuat orang tua khawatir. Karakteristik anak yang gemar berkumpul dan bermain dengan teman seusianya, maka penularan penyakit batuk menjadi lebih mudah.

Mengenali Jenis Batuk

  • (A). Batuk Flu
Jenis batuk ini terjadi apabila disertai dengan hidung tersumbat, demam, pilek dan bersin-bersin. dan ini bisa terjadi pada semua usia, mulai dari anak-anak sampai kepada yang telah lanjut usia.
  • (B).Batuk Berdahak
Batuk berdahak pada anak biasanya dikarenakan adanya dahak/lendir/muskus pada tenggorokan. Batuk jenis ini biasanya terjadi karena situasi lingkungan yang tidak bersih/banyaknya debu yang bertebaran. Batuk berdahak juga bisa terjadi karena kelembaban suhu yang tidak sesuai dengan tubuh. Penyebabnya pun dapat dikenali dengan bentuk, warna dan kekentalan lendir/dahak yang dikeluarkan saat batuk karena perbedaan sifat tersebut merupakan ciri-ciri mikroorganisme penyebab batuk berdahak.
  • (C). Batuk Kering
Batuk kering/batuk tidak berdahak tidak mengeluarkan lendir/dahak namun cenderung mengakibatkan rasa gatal pada tenggorokan, hal ini terjadi karena tidak adanya sekresi pada saluran napas atau bisa juga dikarenakan iritasi tenggorokan.

Jawaban Yang Tepat Kenapa bisa terjadi batuk pada bayi?

Tahukah Anda, bahwa batuk sebenarnya mekanisme pertahanan tubuh yang melindungi tubuh anak dengan cara membuang lendir, zat-zat penyebab iritasi (iritan) dan infeksi dari saluran pernapasan. Jika tidak dibatukkan (tidak ada batuk), maka partikel-partikel berbahaya tersebut bisa masuk ke saluran pernafasan yang lebih dalam sehingga dampaknya akan lebih berbahaya.

Beberapa Penyebab Batuk Pada Balita

Kita akan mengkuak secara detile tentang apa saja sih penyebab terjadinya batuk pada anak kita? disini ada beberapa yang akan kami informasikan kepada anda silahkan di simak di bawah ini :
  • Diduga Adanya Asma Pada Balita
Anak yang memiliki asma berarti teradi peradangan pada saluran pernafasan di paru-paru sehingga membuat saluran nafas menjadi sempit dan seringkali menimbulkan gejala mengi. Tapi kadang-kadang satu-satunya gejala asma pada anak adalah batuk yang diperburuk oleh infeksi virus, atau batuk ini terjadi saat anak tertidur, atau mungkin dipicu oleh aktifitas fisik (kelelahan) dan udara dingin. Apapun masalahnya, ketika Anda mendengar nafas bayi yang mengi segeralah hubungi dokter. Bahkan tanpa diagnosis definitif asma, dokter sering menggunakan obat asma untuk mengobati serangan mengi.

  • Diduga Aadanya infeksi virus pada saluran pernapasan

Setelah terjadinya infeksi virus pada saluran pernapasan, bisa jadi anak-anak yang sehat masih mengalami batuk yang berlangsung selama berminggu-minggu. Namun jangan khawatir, karena kondisi ini tidak membutuhkan terapi khusus, karena bisa sembuh dengan sendirinya. Obat batuk yang bekerja dengan cara menekan batuk bisa dicoba untuk anak-anak usia sekolah, tetapi terkadang hal ini juga tidak efektif.

  • Karena Lambung

Pada beberapa anak, penyebab batuk kronis adalah cairan lambung yang bergerak naik (kembali) tenggorokan. Ini disebut sebagai “refluks” dan dapat terjadi secara diam-diam tanpa adanya sakit perut. Beberapa anak dengan kondisi ini memiliki suara serak dan/atau tersedak. Untuk menentukan apakah ini penyebab batuk yang dialami anak Anda, maka diperlukan bantuan tenaga profesional (dokter).

  • Zat Irritant

Paparan asap tembakau dan polutan lainnya (asap dapur, asap kebakaran, polusi udara dan knalpot dari kendaraan) dapat menyebabkan batuk dan mungkin memperburuk batuk yang berhubungan dengan asma atau bronkitis.

  • Infeksi Bakteri

Bakteri kadang-kadang dapat menginfeksi saluran nafas bagian bawah dan menyebabkan iritasi dan batuk.Tentu saja hal ini akan sulit Anda ketahui, oleh karena itu ketika anak mengalami batuk berdahak yang tak kunjung sembuh disertai demam atau tidak, maka segeralah berobat ke dokter.

Mengenali Tanda-tanda Batuk Pada Balita

Meski dapat dianggap reaksi alami, batuk pada bayi harus dicermati lebih dalam. Segera bawa bayi ke dokter jika batuk yang terjadi diiringi oleh gejala lain, seperti:
  1. Bayi menolak menyusu sehingga mengalami dehidrasi. 
  2. Dapat ditandai dengan mengecek popoknya. 
  3. Pada kondisi normal, bayi seharusnya buang air kecil tiap enam jam.
  4. Bayi mengalami demam dan berlangsung lebih dari tiga hari terutama yang berusia di bawah tiga bulan. 
  5. Bagi bayi di atas usia tersebut, waspadai jika demam mencapai 38,9 derajat celcius atau lebih.
  6. Batuk menyebabkan muntah.
  7. Tampak sulit bernapas.
  8. Dahaknya tampak berwarna kuning, hijau, atau kecokelatan.

Selain itu, ada pula kondisi batuk yang berbahaya dan dapat mudah menyebar, yaitu :
  • Batuk Rejan. 
Bayi hingga usia enam bulan sangat berisiko menghadapi komplikasi akibat batuk jenis ini. Batuk rejan dapat menyebabkan bayi tidak bernapas dan kulitnya terlihat membiru. Komplikasi dari batuk rejan pada bayi dimulai dari gemetar tidak terkendali, napas terhenti, gangguan pada otak, pneumonia, hingga kematian. Untuk mengatasi batuk rejan, umumnya dokter akan segera memberikan antibiotik.

Batuk dianggap sebagai upaya tubuh dalam mengeluarkan lendir atau benda asing dari saluran pernapasan. Meski sering kali bukan pertanda buruk, orang tua harus tetap cermat jika batuk menimpa bayi. Jika timbul gejala-gejala lain yang mungkin membahayakan, segera hubungi dokter atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan bantuan medis.

Kapankah batuk memerlukan Kebijakan Para medis?

Kontaklah langsung dokter dalam kasus berikut:
  1. Kalau anak labih muda daripada tiga bulan, batuk dengan demam 39 derajat Celcius atau lebih yang berlangsung lebih dari 48 jam;
  2. Bila batuknya menghambat pernafasannya;
  3. Kalau anak bernafas cepat amat 40 sampai 50 kali tarikan nafas dalam semenit – dan ia seperti menghisap di antara rusuknya
  4. Kalau batuknya terasa sakit disertai dengan bunyi keras ;
  5. Kalau batuk anak demikian keras hingga bibir menjadi biru atau ber warna pucat kalau batuk muncul tiba-tiba dan berkaitan dengan demam;
  6. Kalau batuk mulai setelah anak tercekat karena makanan atau obyek lainnya,
Karena sebagian besar batuk disebabkan oleh infeksi virus, antibiotik biasanya tidak direkomendasikan untuk mengobatinya. Biarkan batuk. Infeksi virus dapat berlangsung selama dua minggu atau lebih. Tahun 2008, FDA mengeluarkan suatu Public Health Advisory yang dengan keras melawan pemberian obat batuk dan flu kepada anak dan bayi. Dalam kasus apapun sedikit saja ada bukti bahwa obat-obat tersebut, efektif bagi anak, karena itu supaya menghindari pemberian obat kecuali dokter merekomendasikannya secara khusus.
Terkait Obat Batuk? Penting ! Baca Ini : Obat Batuk Untuk Anak Saat Tidur Tak Kunjung Sembuh
Obat Batuk Herbal

Ramuan Obat Batuk Herbal Untuk Balita Paling Ampuh Sudah Teruji

Ada banyak cara yang bisa dilakukan saat bayi Anda menderita sakit batuk. Mulai dari obat-obatan dokter, obat herbal dan juga obat tradisional. Di Indonesia sendiri, dahulu obat batuk tradisional lebih sering digunakan untuk mengatasi batuk pada bayi ataupun pada anak balita. Meskipun sama-sama obat, namun obat tradisional dipercaya lebih kecil risikonya untuk anak dibandingkan dengan obat-obatan kimia. Berikut ini adalah beberapa tips ramuan Obat Batuk Herbal alami untuk meredakan batuk pada bayi.
  • Kencur
Kencur juga merupakan tanaman obat yang mempunyai kandungan antibiotik alami sehingga ampuh digunakan sebagai obat batuk anak tradisional. Tanaman ini banyak digunakan sebagai bahan dasar pembuatan jamu tradisional yang sudah dikenal luas khasiatnya. Untuk mengobati batuk pada anak, cara membuatnya yaitu siapkan beberapa ruas kencur, dikupas lalu cuci sampai bersih. Kencur tersebut diparut kemudian diperas untuk diambil airnya. Tambahkan air hangat secukupnya dan campurkan madu atau sedikit gula sebagai pemanis. Minuman kencur pun siap diberikan kepada si kecil.
  • Kunyit
Cara mengatasi batuk pada bayi selanjutnya adalah dengan menggunakan ramuan dari bahan kunyit. Selain biasa digunakan oleh orang dewasa, kunyit juga bisa digunakan untuk menyembuhkan batuk pada bayi dan balita. Caranya tidak terlalu rumit, bagi Anda yang memiliki bayi atau balita yang masih menyusu, oleskan bubuk kunyit ke payudara sang ibu sebelum si bayi menyusui. Selain itu ada juga cara lain yaitu dengan mencampurkan bubuk kunyit ke dalam susu. Berikan ramuan kunyit tersebut kepada anak yang sakit batuk sebanyak dua kali sehari. Kunyit mampu mengurangi inflamasi dan memperkuat daya tahan bayi.
  • Wild Cherry
Obat batuk tradisional untuk anak 4 tahun yang bisa kita berikan pada anak-anak adalah wild cherry, ceri liar memiliki kandungan alami yang baik untuk mengobati batuk, bagian dalamnya bisa dimanfaatkan untuk meredakan tenggorokan yang sakit sekaligus batuk.

Banyak obat batuk anak yang dibuat dengan cita rasa cherry karena memang buah cherry berkhasiat untuk melawan batuk. Namun, pastikan terlebih dahulu jika anak Anda tidak alergi dengan wild cherry untuk menghindari terjadinya komplikasi atau reaksi alergi yang tidak diinginkan selepas Anda memberikan anak Anda wild cherry sebagai obat pereda batuk
  • Jahe Merah
Jahe merah
Jahe merah merupakan tanaman herbal yang sudah dikenal secara turun-temurun sebagai obat batuk anak tradisional. Dari aromanya sudah dapat dirasakan kesegarannya. Rasanya yang agak pedas dan hangat membuat lega tenggorokan. Jahe merah mempunyai khasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan antiinflamasi, sehingga efektif untuk menyembuhkan batuk pada anak. Cara menyajikannya yaitu satu ruas jahe dibersihkan kemudian digepuk agar aroma segarnya lebih keluar kemudian dimasukkan ke dalam segelas air panas. Tambahkan segikit gula untuk memberikan rasa manis. Tunggu sampai airnya hangat, kemudian minumkan pada anak.
  • Jeruk nipis feat Kecap
Salah satu obat pereda batuk yang sudah diyakini sejak lama adalah campuran kecap manis dengan air perasan jeruk nipis, banyak orang tua yang meyakini jika kandungan alami yang dimiliki oleh jeruk nipis sangat berkhasiat untuk meredakan batuk, termasuk batuk anak. Berikan 1 sdt atau 1 sdm kecap manis yang telah ditambahkan dengan tetesan air perasan jeruk nipis pada anak, anak Anda pasti menyukainya karena rasanya yang manis.

Meredakan batuk anak tidak selalu dengan mengkonsumsi obat-obatan kimia saja, Anda bisa memberikan obat batuk tradisional untuk anak yang terbuat dari campuran bahan-bahan alami yang aman untuk anak, yang perlu Anda perhatikan sebelum memberikan obat-obatan herbal ini, pastikanlah jika tubuh anak Anda bisa menerima obat herbal, agar lebih yakin Anda bisa bertanya ke dokter disaat melakukan imunisasi atau medical check up rutin, karena tidak semua anak cocok dengan obat-obatan herbal.
  • Oleskan Minyak Telon Pada Bayi
Selain obat tradisional yang dikonsumsi atau diminum, Anda juga dapat mengoleskan minyak telon untuk membantu mengobati batuk pada anak. Minyak telon yang digunakan dapat berupa minyak peppermint, minyak kayu putih, maupun minyak rosemery yang dioleskan pada leher dan dan dada. Aromanya yang segar dan sensasinya yang hangat dapat melegakan saluran pernafasan dan mempercepat penyembuhan batuk pada anak.

Obat batuk anak tradisional yang telah dijelaskan di atas tentunya tidak dapat memberikan kesembuhan secara instan, tetapi harus digunakan secara teratur 2-3 kali sehari. Di samping itu, untuk mendapatkan hasil yang optimal pada proses penyembuhan batuk pada anak maka berikan selalu makanan yang bergizi pada anak terutama buah dan sayur yang kaya akan vitamin dan mineral. Agar terhindar dari kekurangan cairan atau dehidrasi maka anjurkan anak untuk banyak mengkonsumsi air putih. Pada waktu batuk sebaiknya anak jangan banyak bermain dulu, anjurkan untuk beristirahat yang cukup.

Sebagai orang tua Anda harus mengamati gejala batuk yang dialami oleh anak. Anda harus waspada jika batuk disertai dengan gejala lain yang mengarah pada penyakit berbahaya. Misalnya batuk yang disertai sesak nafas, batuk yang tidak kunjung sembuh walaupun diobati dengan berbagai cara, penurunan berat badan yang drastis, batuk bercampur darah, dan sebagainya. Dalam kondisi demikian, maka sebaiknya segera periksakan anak ke dokter atau ke sarana layanan kesehatan agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kesimpulan Sekaligus Cara Pencegahan Datangnya Penyakit Batuk Pada Anak

Tidak mudah untuk mencegah batuk pada anak, namun ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meminimalisasi penularan.
Pada musim flu, Anda dapat mengajak anak mencuci tangan sesering mungkin untuk mencegah penyebaran virus. Minta orang dewasa di tempat aktivitas anak Anda untuk melakukan hal yang sama. Kemudian, jangan biarkan anak-anak Anda mendekati orang yang terkena flu batuk.

Larang perokok berada di sekitar rumah atau tempat aktivitas anak. Menjadi perokok pasif bagi anak dapat menyebabkan dirinya menghadapi berbagai risiko kesehatan selain batuk, antara lain asma, alergi, pilek, dan lain-lain.

Sekian artikel kami mengenai pembahasan tentang Ramuan Obat Batuk Herbal Untuk Balita Paling Ampuh Sudah Teruji. semoga bermanfaat dan selamat mencoba. Jika anda ingin mencari info tentang obat-obatan kesehatan baik obat herbal maupun obat medis mencakup masalah penyakit secara umum, bukan hanya penyakit batuk saja. silahkan kunjungi situs kami di www.seh4t.com
Previous Post
Next Post

0 komentar: