Minggu, 14 Mei 2017

Obat Batuk Ibu Hamil Dan Menyusui Paling Aman Sedunia

Mengandung bagi kaum hawa adalah hal yang paling istimewa dalam perjalannan hidupnya. Namun pada fase mengandung/hamil ini kondisi sang ibu sangatlah rentan akan berbagai keluhan pada kesehatannya. Hal ini diakibatkan karena kondisi daya tahan tubuhnya yang lemah karena perubahan fisiologis yang terjadi pada tubuhnya membuat mereka lebih mudah terserang penyakit. Oleh karena itu peran sang suami sangatlah dibutuhkan sekali untuk membantu berperan aktif dalam menjaga kondisi kesehatan sang mantan pacar (istri). Salah satu keluha kesehatan yang sering dialami oleh kaum hawa yang sedang mengandung dan juga menyusui ialah batuk. Penyakit yang satu ini tentunya akan menimbulkan penderitaan bagi sang ibu sehingga juga memerlukan pengobatan yang efektif. Namun ibu hamil dan menyusui tidak boleh sembarangan minum obat seperti orang lain yang tidak sedang hamil atau menyusui, karena mereka memiliki janin yang dikandung dan bayi yang disusui yang akan terpengaruh terhadap apa yang ibu konsumsi termasuk obat-obatan. Oleh karena itu mereka membutuhkan Obat Batuk Ibu Hamil Dan Menyusui Paling Aman.

Obat batuk sangatlah mudah kita jumpai di warung-warung, toko atau di apotik dekat rumah dengan berbagai merk, varian, dan jenisnya juga membuat kita jadi bisa lebih mudah menentukan pilihan. Namun dari berbagai merk, varian, dan jenis tersebut, tidak semua bisa dikonsumsi dan aman untuk ibu hamil dan menyusui. Berikut ini kami telah merinci beberapa merk obat batuk ibu hamil dan menyusui beserta kategori aman dan tidaknya obat tersebut dikonsumsi selama kehamilan.

http://www.seh4t.com/2017/05/obat-batuk-ibu-hamil.html

Batuk Pada Ibu Hamil


Pertama-tama mari kita pelajari terlebih dahulu obat batuk juga pilek yang sering digunakan yaitu berupa obat kombinasi yang biasanya mengandung :
  • Antihistamin; Obat ini berfungsi untuk meringankan hidung gatal, bersin dan hidung meler. Contoh obat: chlorpheniramine, brompheniramine, Dexchlorpheniramine, Pyrilamine, Doksilamin, loratadiin, Pheniramine, Phenyltoloxamine, diphenhydramine, prometazin dan triprolidin.
  • Dekongestan; Obat ini berfungsi melegakan hidung tersumbat. Namun, memiliki efek meningkatkan tekanan darah. Contoh obat: Phenilpropanolamin (PPA), ephedrine, pseudoefedrin dan fenilefrin.
  • Antitusif; Obat ini dapt meringankan atau menekan reflek batuk sehingga cocok untuk batuk kering, beberapa antitusif mengandung narkotika. Contoh obat antitusif narkotika: kodein, hydrocodone, hidromorfon dan dihydrocodeine. Contoh obat Antitusif non-narkotika: Carbetapentane, Dekstrometorfan (DMP) dan Caramiphen.
  • Ekspektoran; Obat ini dapat mengencerkan dahak di paru-paru sehingga cocok untuk batuk berdahak. Contoh obat: kalium iodida, amonium klorida, kalsium iodida, ipecac, gliserol iodinasi, kalium guaiacolsulfonate, guaifenesin, dan natrium sitrat.
  • Analgesik; Obat ini dapat meringankan rasa sakit dan nyeri yang mungkin terjadi saat flu. Contoh obat: aspirin atau Salisilat lain seperti sodium salisilat dan salisilamid.

Dan di dibawah ini sedikit pemaparan akan contoh Obat Batuk Ibu Hamil Dan Menyusui Yang Aman Dan Yang Tidak Aman.
  1. Laserin (Aman). Laserin juga bisa digunakan sebagai obat batuk yang aman selama kehamilan. Kandungan dari produk pabrikan Mecosin ini antara lain Euphorbia hirta herba, Zingiberis rhizoma, Cinnamomum cortex, Cardamomum fructus, Caryophyllum flos, Piperis folium, Abri folium, Mentha arvensis folium, Hibiscus tilliaceus folium, Oleum mentha piperitae, Succus dan liquiritae. Semuanya berasal dari bahan alami dan aman bagi janin.
  2. Silex (Aman). Obat batuk Silex untuk ibu hamil dikategorikan aman. Hal ini mengingat bahwa komposisi dari zat yang terkandung dalam obat ini memang berasal dari bahan-bahan yang alami seperti Guaifenesin, Ekstrak Thymi, Ekstrak Primulae, Ekstrak Althaea, Ekstrak Droserae, Ekstrak Serpylli, Minyak Eucalyptus, dan Minyak Anisi. Anda boleh menggunakan obat batuk silex ini di usia kehamilan berapapun.

Obat Batuk


  1. Bisolvon (Tidak Aman). Bisolvon adalah obat batuk pabrikan BOEHRINGER INGELHEIM, Jerman. Obat batuk ini sebetulnya sangat manjur untuk meredakan berbagai jenis batuk. Namun, selama kehamilan sebaiknya Anda tidak mengkonsumsinya, mengingat kandungan Bromhexin HCL yang bersifat mukolitik bisa membahayakan kesehatan dan tumbuh kembang janin dalam kandungan.
  2. Siladex (Tidak Aman). Siladex adalah sirup obat batuk dan pilek pabrikan Konimex. Dijual seharga Rp 9.700, kandungannya memang cukup lengkap. Kendati demikian, Dextromethorpan HBr, pseudoephedrine HCl, doxylamine succinate yang terkandung di dalamnya bisa membuat percepatan laju aliran darah. Oleh karena itu, obat batuk ini kemudian dikategorikan sebagai obat batuk yang tidak aman untuk ibu hamil.
  3. Wood's (Tidak Aman). Sama seperti Siladex dan Bisolvon, Wood’s juga termasuk obat batuk yang tidak aman untuk ibu hamil. Dextromethorpan HBr dan diphenhydramine HCl dari produk pabrikan KALBE FARMA ini sangat beriko meningkatkan kemungkinan kelahiran prematur, terutama jika dikonsumsi pada trimester awal kehamilan.
  4. Vicks (Tidak Aman). Vicks atau lebih dikenal dengan nama dagang Vicks formula 44 memang dapat dengan cepat meredakan batuk berdahak dan bersin yang kita derita. Namun, selama kehamilan, obat ini juga sebaiknya dihindari. Dextromethorphan hydrobromide, doxylamine succinate, alkohol yang terkandung di dalamnya bisa membuat bayi Anda lahir dengan berat badan rendah dan prematur.
  5. Komix (Tidak Aman). Obat batuk pabrikan Bintang Toedjoe ini juga sepatutnya dihindari. Meski harganya murah, yaitu sekitar Rp 700, kandungan Dextromertophan HBr, chlorpheniramine mnaleat , phenylpropanolamine, dan ammonium klorida tidak boleh dikonsumsi selama kehamilan karena sangat beriko terhadap perkembangan janin. Merk Obat Batuk yang Aman untuk Ibu Hamil.

Dengan kondisi ibu hamil dan menyusui ini rentan akan kondisi kesehatannya dan juga pertimbangan akan buah hati yang berada pada kandungan rahim sang ibu atau yang sedang disusui, maka waspadailah akan obat yang dikonsumsi karena tidak akan sama efeknnya antara ibu hamil atau menyusui dengan yang tidak. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi ibu hamil bila mana akan mengobati keluhan pada kesehatannya menggunakan obat dengan resep dokter dan jangan sembarangan memakan obat warung. Pada beberapa kasus ibu hamil yang sembarangan mengkonsumsi obat-obatan dapat menyebabkan bayi lahir cacat, bahkan keguguran. Untuk itu, ibu hamil dianjurkan untuk dapat mengobati batuk yang dideritanya pada dokter ahli kehamilan atau dengan mengkonsumsi merk obat batuk yang benar-benar aman untuk ibu hamil, namun jika anda ibu hamil ingin mengobatinya dengan cara alami itu akan lebih baik karena tingkat keamanannya.

Baca Juga;
Penyebab Batuk Berdarah Dari Mulut Saat Bangun Tidur Di Pagi Hari
Tanda Masuk Angin Dan Cara Mengatasi Masuk Angin Pada Ibu Hamil


Sekian artikel ini kami akhiri semoga dapat bermanfaat dan semoga anda dapat memaklumi akan kekurangan dan kesalahan yang terdapat didalamnya. Salam sehat dari kami www.seh4t.com terima kasih.

Previous Post
Next Post

0 komentar: