Sabtu, 13 Mei 2017

Apa Penyebab Kaligata Dan Cara Mengatasinya Dengan Cepat

Apa yang dimaksud biduran.....?????   Biduran atau yang lebih mashur dikalangan masyarakat dengan nama kaligata dan didunia kedokteran dinamai dengan Urtikaria. Penyakit ini merupakan salah satu gangguan pada keSEHATan kulit yang biasa ditandai dengan bercak merah dan gatal pada kulit. Rasa nyeri dan panas biasanya dirasakan oleh penderita. Umumnya gangguan pada kulit ini tidak meninggalkan bekas. Pada biduran ringan tidak membutuhkan pengobatan, karena gejala yang muncul akan hilang dengan sendiri. Sedangkan pada biduran berat perlu pengobatan. Meski sudah diobati, makanan penyebab alergi perlu dihindari supaya biduran tidak datang lagi.Dalam kesempatan ini kita akan bahas mengenai Apa Penyebab Kaligata Dan Cara Mengatasinya Dengan Cepat.

Ada faktor-faktor yang dapat memicu biduran kambuh kembali. Jadi, anda perlu hati-hati terhadap makanan atau apapun yang dapat menyebabkan alergi. Biduran dapat dipicu oleh alergi terhadap jenis obat-obatan tertentu, makanan (udang, telur, dan kerang), daging kaleng, racun serangga, bulu binatang, infeksi virus maupun bakteri, dan stres.

Biduran bisa menjadi dua yaitu biduran akut dan biduran kronis, untuk biduran akut biasanya terjadi dalam waktu 6 minggu sedangkan biduran kronis bisa terjadi lebih dari 6 minggu. Biduran rasanya gatal, jika sudah digaruk biduran tersebut justru akan menyebar ke permukaan kulit yang lainnya bahkan rasa gatal pun akan menjadi lebih parah. Jika digaruk terlalu ekstrim, rasa gatal itu akan berubah menjadi rasa perih dan juga panas.

Tetapi pada beberapa kasus, kemunculan biduran tak lagi bisa dipandang sebagai sekedar gejala alergi yang sembuh begitu saja begitu paparan allergen berhenti atau dengan terapi anti histamin biasa. Beberapa kasus biduran bisa menjadi tanda alergi kronis macam anafilaksis yang bisa mematikan atau gejala lupus.

Efek fisik pada kaligata adalah ruam kemerahan pada kulit yang timbul secara tiba-tiba, memiliki ukuran dan bentuk bermacam-macam, halus dan seringkali terasa gatal. Kaligata atau biduran, yang dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah urtikaria. Ruam ini cukup umum terjadi dan dapat hilang sendiri tanpa diberi pengobatan tertentu. Ruam dapat berubah ukuran, menyebar, hilang, atau timbul kembali di tempat lain dalam waktu beberapa jam.

http://www.seh4t.com/2017/05/cara-mengobati-biduran.html

Sekitar 20% populasi manusia memiliki kemungkinan untuk mengalami kaligata setidaknya sekali selama hidupnya. Kaligata dapat timbul pada bagian tubuh manapun, termasuk wajah, dada, punggung, bibir, kelopak mata, lidah, telinga, dan kerongkongan. Tampaknya, kaligata lebih banyak terjadi pada wanita dibanding pria. Beberapa orang kemungkinan dapat mengalami gejala kaligata yang lebih berat, kadang-kadang disertai pembengkakan dan penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh tertentu – kondisi ini disebut angioedema.

Janganlah anda meremehkan penyakit biduran karena biasanya yang terlihat sepele bisa menjadi bencana untuk diri sendiri. Gejala yang timbulkan penyakit ini akan membuat anda risih dan akan terlihat tidak enak dipandang apalagi jika terjadi dibagian-bagian tubuh yang mudah terlihat orang lain.

Tetapi apa sebenarnya penyakit biduran? Bagaimana seharusnya perlakuan yang tepat untuk menghadapi keluhan ini? Bisakah keluhan ini diatasi dengan permanen? Adakah bahaya yang mungkin mengancam dari keluhan biduran ini? Yo kita bahas akan penyakit ini dan yang akan lebih dikedepankan tentang Apa Penyebab Kaligata Dan Cara Mengatasinya Dengan Cepat agar kita dapat terbebas dari Biduran/kaligata/Urtikaria.

. Jenis-Jenis Kaligata


  1. Kaligata akut; Biasanya berlangsung selama kurang dari enam minggu, kaligata akut disebabkan oleh makanan (seperti telur, cokelat, kacang-kacangan, ikan, beri, dan susu), bahan tambahan pada makanan, obat-obatan, gigitan serangga, dan infeksi
  2. Kaligata kronis; Biasanya berlangsung selama lebih dari enam minggu, penyebab utama dari kaligata kronis sulit dikenali. Urtikaria kronis dapat disebabkan oleh kondisi yang mendasarinya, seperti hepatitis, infeksi, masalah tiroid atau kanker.
  3. Kaligata fisik; Tipe ini sering disebabkan oleh rangsangan langsung pada kulit – seperti paparan terhadap dingin, panas, sinar ultraviolet, dan keringat. Tonjolan seringkali timbul pada bagian kulit yang terkena rangsangan.
  4. Angioedema; adalah keadaan dimana timbulnya ruam disertai dengan adanya pembengkakan. Tipe ruam ini sering menyerang mata, lidah, lengan , kaki, dan organ kelamin (genitalia). Angioedema sering disertai rasa panas dan nyeri pada area yang bengkak. Pembengkakan pada tenggorokan, kantung udara pada paru, dan lidah merupakan petunjuk adanya keadaan serius yang membutuhkan perhatian dokter.

. Penyebab dan Jenis Biduran/Kaligata/Urtikaria


Penyebab utama Biduran belum dapat diketahui, walaupun penelitian di bidang tersebut telah berkembang. Meskipun demikian, diyakini kaligata merupakan reaksi alergi terhadap sumber alergi (alergen) tertentu. Kaligata timbul karena adanya tanggapan terhadap histamin, zat yang diproduksi sel tertentu ke dalam darah untuk melawan alergen yang ada di dalam tubuh. Ketika proses perlawanan ini terjadi, cairan plasma darah bocor keluar dari pembuluh darah kecil dan menyebabkan timbulnya tonjolan tipis yang pucat pada kulit.

Pemicu Kaligata, antara lain yaitu:
  • Zat kimia atau bahan tambahan pada makanan
  • Stres dan cemas
  • Racun atau gigitan serangga
  • Bulu hewan yang rontok (biasanya kucing)
  • Kegiatan fisik, biasanya pada dewasa muda
  • Paparan terhadap serbuk sari dan tumbuhan tertentu
  • Paparan terhadap sinar ultraviolet
  • Keringat berlebih
  • Suhu yang terlalu dingin
  • Reaksi terhadap pengobatan tertentu (misalnya morfin, aspirin, kodein, dan OAINS seperti ibuprofen)

Kita masyarakat Indonesia yang notabene berada di area lembab dan dingin tentunya mengenal apa itu kaligata. Ini merupakan kondisi medis, yang mana mengakibatkan munculnya pemanasan secara mendadak pada kulit yang terpapar suhu dingin. Perubahan mendadak tersebut menyebabkan pembuluh darah cepat meluas, sehingga terjadi kebocoran darah ke jaringan di dekatnya. Kaligata dapat terjadi pada banyak bagian tubuh dan menimbulkan sensasi terbakar, gatal, nyeri, bengkak, radang hingga kering. Untuk mengatasi penyakit ini, Anda bisa mencoba pilihan cara alami mengobati kaligata pada daftar berikut.
Cara Alami Mengobati Kaligata

. Cara Alami Mengobati Kaligata


  1. Elevasi; Elevasi atau ketinggian adalah metode sederhana untuk menyembuhkan kaligata. Caranya sangat mudah, dimana Anda hanya perlu meningkatkan ketinggian di daerah yang terkena kaligata. Misalnya Anda menempatkan lengan atau kaki yang terkena kaligata ke atas bantal. Dengan cara ini nantinya sirkulasi darah akan terbantu peningkatannya. Selain itu cara ini juga dapat mengurangi peradangan, pembengkakan dan nyeri.
  2. Pijat; Pijat dapat berguna untuk pencegahan dan pengobatan. Ketika digunakan untuk pencegahan, lakukan pemijatan dengan gerakan melingkar dua kali dalam sehari (pagi dan malam sebelum tidur) ketika musim hujan atau udara lembab. Cara ini akan memastikan sirkulasi darah berjalan lancar dan risiko kaligata dapat dikurangi. Untuk pengobatan dengan cara pemijatan ini dapat ditingkatkan intensitasnya dan jangan lupa untuk menggunakan bantuan minyak esensial, seperti minyak jarak dan kelapa. Selain itu Anda juga bsia menggunakan minyak esensial nabati lainnya, seperti lemon, rosemary dan lavender.
  3. Bawang merah; Rempah dapur bawang merah juga ternyata bisa dijadikan cara alami mengobati kaligata yang efektif dan mudah. Seperti yang Kita tahu, bawang merah memiliki sifat antiseptik, anti-inflamasi dan antibiotik, yang mana berkhasiat untuk mengurangi rasa nyeri, gatal, peradangan dan bengkak yang diakibatkan oleh kaligata. Caranya sangatlah mudah, Anda hanya perlu mengiris bawang merah menjadi potongan tebal. Selanjutnya gosokkan irisan bawang merah tersebut ke area yang terkena kaligata. Biarkan selama 15 menit, lalu bersihkan menggunakan handuk hangat. Lakukan cara ini sebanyak 2 hingga 3 kali sehari selama 1 atau 2 minggu.
  4. Kentang; Kentang dipercaya dapat menurunkan gejala akibat kaligata, yaitu peradangan dan gatal. Hal tersebut disebabkan oleh sifat anti-iritasi dan penenangnya. Untuk cara penggunaannya sendiri tidak jauh berbeda dengan bawang. Anda hanya perlu mengiris tebal kentang mentah. Taburi kentang tersebut dengan garam, lalu gosokkan ke area yang terkena kaligata.
  5. Lidah buaya; Lidah buaya atau aloe vera memiliki sifat penyembuh dan anti-inflamasi. Itu mengapa tanaman hijau berduri ini dapat dijadikan cara alami mengobati kaligata. Bahkan lidah buaya juga dipercaya dapat mengurangi rasa sakit serta peradangan. Sedangkan untuk cara penerapannya sendiri sangatlah mudah. Anda hanya perlu menyayat bagian kulit dari lidah buaya. Setelah itu oleskan gel dari lidah buaya tersebut ke area yang terkena penyakit sembari dipijat. Lanjutkan dengan membilaskan menggunakan tisu basah.
Baca Juga;
Penyebab Obat Urtikaria Pada Anak Yang Kronis
Cara Mengobati Biduran Agar Tidak Kambuh Lagi Secara Alami


Untuk anda semua yang mengalami masalah sakit biduran, anda bisa mencoba beberapa tips atau cara di atas untuk mengobatinya. Semoga dengan pengobatan tradisional di atas biduran yang menyerang keSEHATan anda bisa teratasi dengan cepat.

Untuk anda yang ingin Mengatasinya Dengan Cepat dengan obat herbal, anda dapat mencobanya dengan produk herbal Ace Max's.

Ace Max’s adalah obat herbal alami tradisional yang mengandung dari ekstrak kulit manggis dan uga ekstrak daun sirsak. Dengan demikian, manfaat dari kedua herbal alami tersebut menyatu dan saling bersinergi di dalam Ace Max’s.

Obat Biduran


Dapatkan Produk Herbal terbaik, pesan sekarang juga sebelum terlambat. Untuk pemesanan grosir dan eceran silahkan hubungi : Telp: 081393930088. Sekian dari kami semoga bermanfaat dan salam sehat dari kami www.seh4t.com terima kasih.
Previous Post
Next Post

0 komentar: