Sabtu, 10 Juni 2017

Ciri Ciri Dan Penyebab Penyakit Chikungunya Serta Obatnya

Cikungunya adalah suatu penyakit demam yang disebabkan oleh virus yang masih termasuk dalam keluarga genus alphavirus atau masih memiliki kekerabatan dengan keluarga togaviridae yang ditularkan oleh nyamuk nyamuk yang sama dengan pembawa viris demam berdarah yakni Aedes Aegypti. Meskipun penyakit ini tidak berbahaya seperti penyakit demam berdarah, namun tetap harus diwaspadai dan juga perlu diketahui akan Ciri Ciri Dan Penyebab  Penyakit Chikungunya Serta Obatnya.

http://www.seh4t.com/2017/06/penyakit-chikungunya.html

Kata chikungunya ini sendiri berasal dari bahasa Swahili, kata ini terlahir dari gejala yang ditimbilkan yaitu (posisi tubuh) meliuk atau melengkung, ini mengacu pada postur penderita yang membungkuk akibat nyeri sendi hebat (arthralgia). Nyeri sendi ini menurut lembar data keselamatan (MSDS) Kantor Keamanan Laboratorium Kanada, terutama terjadi pada lutut, pergelangan kaki serta persendian tangan dan kaki. Selain kasus demam berdarah yang merebak di sejumlah wilayah Indonesia, masyarakat direpotkan pula dengan kasus chikungunya. Gejala penyakit ini termasuk demam mendadak yang mencapai suhu 39 derajat celsius, nyeri pada persendian terutama sendi pergelangan, lutut, jari kaki dan tangan serta tulang belakang yang disertai ruam (kumpulan bintik-bintik kemerahan) pada kulit. Terdapat juga sakit kepala, conjunctival injection dan sedikit fotofobia.

Pada tahun 1952 Virus ini pertama kali ditemukan di wilayah Tanzania, Afrika Timur. Maka tidak heran jika penamaan penyakit tersebut juga menggunakan bahasa setempat yakni bahasa Swahili yang artinya bungkuk atau yang berubah bentuk. Biasanya postur tubuh penderita akan berubah menjadi bungkuk akibat adanya nyeri sendi yang hebat pada tangan dan kaki.

Di Indonesia sendiri, penyakit chikungunya ini ditemukan pertama kali pada tahun 1973 di kota Samarinda. Kemudian menyebar luas ke wilayah Kuala Tungkai, Jambi pada tahun 1980. Di tahun 1983 kembali mewabah hingga ke martapura, ternate, dan jogja. Setelah mereda hampir 20 tahun, pada tahun 2001 lalu penyakit ini kembali muncul dan mewabah di muara Enim, Sumatera selatan bahkan sampai ke Aceh. Pada tahun 2002 penyakit ini menyerang sampai ke daerah Bekasi (jawa Barat), Purworejo, serta Klaten.

. Penyebab Dan Cara Penyebaran Chikungunya


Chikungunya ini sudah ditemukan dihampir enam puluh negara di berbagai benua termasuk di Asia, Afrika, Eropa dan bahkan di Amerika. Untuk penyebaran atau untuk mengenai bagaimana chikungunya menjangkiti seseorang, berikut penjelasannya:
  1. Chikungunya dari Gigitan Nyamuk. Virus chikungunya ditularkan pada manusia oleh gigitan nyamuk khususnya nyamuk betina. Pada umumnya, nyamuk yang berperan dalam penyebaran virus chikungunya adalah nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Kedua jenis nyamuk ini pula yang merupakan nyamuk penyebab adanya gejala demam berdarah dengue atau DBD. Biasanya kedua jenis nyamuk ini menggigit di saat siang hari. Meski penyebaran virus ini melalui nyamuk, namun alangkah baiknya untuk tahu bagaimana cara mencegah demam berdarah dengue agar tidak menimbulkan penyakit lain yang berbahaya.
  2. Dari Ibu ke Bayinya. Ibu melahirkan yang terinfeksi virus chikungunya bisa menularkan penyakit tersebut pada bayi yang baru dilahirkannya. Namun, hal ini jarang sekali terjadi. Dikhawatirkan juga virus chikungunya bisa menular pada ibu dari proses menyusui. Sehingga, usahakan selalu menyusui di dalam ruangan yang memiliki ventilasi yang bagus.
  3. Melalui Transfusi Darah. Banyak teori yang mengatakan jika virus chikungunya dapat menular pada seseorang apabila ia melakukan transfuse darah, dan ternyata darah yang sudah ditransfusikan tersebut sudah terinfeksi virus chikungunya. Tetapi, sampai saat ini belum ada fakta ditemukan kasus penyebaran chikungunya dengan cara seperti ini.

. Gejala Chikungunya


Pada umumnya cikungunya pun sama dengan penyakit lain yang tak lepas dari gejala yang ditimbulkan. Gejala cikungunya ini akan mulai muncul setelah 3-7 hari setelah gigitan nyamuk pembawa virus chikungunya. Berikut berbagai gejala yang akan dirasakan oleh orang yang terjangkit virus chikungunya:
  • Demam tinggi.
  • Sakit kepala.
  • Sakit punggung.
  • Sakit pada otot-otot.
  • Pembengkakan pada persendian.
  • Muncul bintik-bintik merah pada kulit.
  • Sakit persendian parah umumnya tejadi pada lengan dan kaki.

Dari berbagai gejala yang ditimbulkan oleh chikungunya, demam tinggi dan sakit pada persendian merupakan dua gejala yang kuat mengindikasikan jika seseorang terinfeksi virus chikungunya. Gejala chikungunya juga terkadang dapat disalah artikan sebagai gejala sakit DBD. Ini dikarenakan kedua penyakit ini sama-sama berasal dari virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk.
Secara dasarnya penyakit chikungunya ini sendiri bukan merupakan penyakit yang bisa mengakibatkan kematian. Tetapi gejala yang ditimbulkan karena chikungunya mungkin akan sangat tidak nyaman dan menimbulkan rasa sakit. Setelah kurang lebih satu minggu, biasanya gejala chikungunya akan segera mereda.

Tapi tidak menutup kemungkinan jika beberapa kasus chikungunya mungkin akan memiliki jangka waktu sakit persendian yang lebih lama. Jika seseorang pernah terkena chikungunya, biasanya imun tubuhnya akan membentuk anti bodi yang bisa mencegah terjadinya kembali infeksi chikungunya ini.

Jika merasakan berbagai gejala cikungunya seperti yang sudah disebutkan di atas, segera periksakan ke dokter. Untuk memastikan apakah gejala tersebut merupakan gejala chikungunya atau bukan, dokter biasanya akan menyarankan pasien untuk melakukan tes darah.

Siapa pun di antara kita memiliki kemungkinan untuk terserang chikungunya. Namun pada beberapa orang, resiko terkena chikungunya bisa lebih tinggi dibandingkan yang lainnya.

Berikut beberapa orang yang mempunyai resiko lebih tinggi terserang penyakit chikungunya:
  1. Bayi baru lahir
  2. Penderita penyakit diabetes
  3. Penderita sakit jantung
  4. Penderita tekanan darah tinggi
  5. Bepergian ke luar negeriOrang yang sudah lanjut usia yakni yang berusia lebih dari 65 tahun

. Cara Mengobati Chikungunya


Sampai saat ini, tidak ada obat khusus maupun vaksin khusus untuk mengobati penyakit chikungunya ini. biasanya obat penyakit cikungunya ini hanya dengan mengkonsumsi obat simpomatik seperti obat penghilang rasa sakit dan obat penurun panas demam. Hal yang paling penting adalah dengan menjaga pola makan dan istirahat yang cukup.

Dengan berjalannya waktu, penyakit ini akan hilang dengan sendirinya, namun meskipun panas/demam telah menghilang rasa nyeri pada sendinya akan tetap ada dalam kurun waktu hitungan minggu. Untuk mempercepat proses penyebuhannya, penderita sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi, mengandung cukup karbohidrat, serta protein. Selain itu dianjurkan juga banyak mengkonsumsi air putih.

. Cara-Cara Untuk Mengurangi Gejala Cikungunya;

  • Beristirahat yang cukup.
  • Perbanyak minum air putih.
  • Meminum air kelapa muda.
  • Gunakan obat antimicrobial untuk mencegah terjadinya infeksi.
  • Gunakan antiseptik serta obat anti radang untuk mengatasi panas dan radang sendi.
  • Warna kemerahan dan bintik merah pada kulit bisa diatasi dengan menggunakan tabir surya dan corticosteroid.
  • Minum obat seperti ibuprofen, acetaminophen, naproxen, atau paracetamol untuk meredakan demam dan rasa nyeri.
  • Mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C terutama jeruk yang bertujuan untuk meningkat antibiotik dalam tubuh.

http://www.seh4t.com/2017/06/penyakit-chikungunya.html

Buah Kaya Akan Kandungan Vitamin C


. Cara Mencegah Chikungunya


Cara terbaik untuk mencegah tubuh terserang penyakit chikungunya adalah dengan mencegah penyeberan virus chikungunya. Ini artinya berarti kita harus menghilangkang membersihkan barang-barang atau tempat yang bisa dijadikan tempat berkembang biaknya nyamuk pembawa virus chikungunya. Biasanya nyamuk pembawa virus chikungunya menyukai tempat yang digenangi air seperti pada kaleng bekas. Lakukan beberapa hal berikut ini untuk mengurangi dan mencegah berkembangbiaknya nyamuk pembawa virus chikungunya:
  1. Tutup barang-barang yang dijadikan sebagai tempat penampungan air.
  2. Kosongkan dan bersihkan kaleng-kaleng bekas, botol bekas atau barang lainnya yang bisa digenangi air.
  3. Bersihkan selokan, dan juga saluran air di atap rumah yang bisa tergenangi air.
  4. Ganti air pada tempat minum hewan peliharaan, dan pada pot tanaman secara teratur.
  5. Pelihara ikan pemakan larva.
  6. Rapikan dan bersihkan tanaman atau rumput di halaman rumah.
  7. Gunakan pakaian berlengan dan celana panjang untuk menghindari gigitan nyamuk pembawa virus chikungunya.
  8. Gunakan kelambu untk menghindari gigitan nyamuk saat tidur.
Baca Juga;
Gejala Chikungunya Tanpa Demam Dan Pengobatannya Yang Mudah
Daftar Obat Chikungunya Di Apotik Resep Dokter


Lakukan hal-hal di atas secara teratur. Hal ini sangat penting untuk menjaga Anda dan keluarga dari serangan nyamuk pembawa virus chikungunya. Menjaga kebersihan diri, dan kebersihan lingkungan adalah kunci utama untuk hidup sehat tanpa chikungunya. Sekian daru kami semoga dapat bermanfaat dan kami harapkan anda dapat memaklumi akan kekurangan dan kesalahan yang terdapat didalamnya. Kunjungi kami selalu & salam sehat dari kami www.seh4t.com terima kasih.
Previous Post
Next Post

0 komentar: