Kamis, 13 Juli 2017

Obat-Sariawan-Anak Usia 3 Tahuh Di Mulut Secara Tardisional

www.seh4t.com Sariawan pada anak-anak yang berusia 3 tahunan memang sering dijumpai. Sariawan terjadi pada bagian dalam bibir, gusi hingga rahang. Bintik kecil dengan warna merah atau keputihan ini akan terasa sangat sakit dan terlebih saat untuk makan. Sariawan menjadi kondisi penyakit yang sangat umum dan membutuhkan waktu selama beberapa hari hingga sembuh. Ketika anak berumur dibawah lima tahun terkena sariawan maka beberapa penyebabnya kemungkinan seperti kekurangan vitamin, kebiasaan makan yang buruk, tergigit tanpa sengaja dan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Sariawan pada bayi bisa terlihat dengan tanda bercak putih pada lidah anak.
Obat-Sariawan-Anak Usia 3 Tahuh Di Mulut Secara Tardisional

Sariawan meskipun termasuk penyakit ringan, tapi cukup mengganggu, apalagi jika diderita oleh anak-anak, bisa jadi akan tambah rewel. Sariawan pada anak-anak jika dibiarkan begitu saja tidak diobati akan membuat si anak enggan makan yang mungkin akan membuatnya jadi mudah sakit. Sariawan termasuk penyakit ringan, kecuali jika sariawan tersebut merupakan suatu gejala penyakit lain, salah satunya kanker mulut akan menyebabkan sariawan. Oleh karenanya sariawan hendaknya segera diobati, jika tidak segera sembuh, bisa diperiksakan ke dokter. Obat-Sariawan-Anak Usia 3 Tahuh Di Mulut Secara Tardisional

Memilih obat sariawan anak sebenarnya tidak terlalu sulit. Untuk mengobati sariawan anak, memperkuat daya tahan tubuh dan menggunakan obat herbal biasanya sudah cukup untuk meredakan hingga mengobatinya. Jangan lupakan juga untuk selalu menjaga kebersihan mulut. Sariawan biasanya terjadi pada saat daya tahan anak turun atau karena salah makan, kecuali jika itu sariawan karena terluka, misalnya tergigit, tersodok sikat gigi, atau lainnya.

Penyebab Sariawan Pada Anak

Sariawan sebenarnya Sering terjadi pada anak, khususnya anak berumur 3 tahun. tidak menutup kemungkinan anak Anda mengalaminya. Meski penyebabnya belum bisa dipastikan, namun ada beberapa hal yang mungkin menjadi pemicu timbulnya sariawan pada anak di antaranya:
  • 1 Faktor Makanan Dan Minuman Sembarangan
Faktor makanan memiliki peran penting sebagai penyebab dan pemicu sariawan. Makanan pedas dan panas ditengarai menjadi pemicu sakit ini. Hindari makan/minum panas, biarkan hingga hangat dulu baru dikonsumsi. Jika anak Anda suka makanan pedas, selama sariawan usahakan untuk tidak makan pedas dulu. Faktor berikutnya adalah alergi makanan. Hal ini berbeda-beda pada tiap anak, sebagai orang tua, Anda hendaknya memperhatikan hal ini dengan cermat.

Makanan yang kurang bernutrisi mungkin tidak akan menjadi penyebab langsung sariawan, tapi tentu dapat menjadi faktor pemicunya. Makanan yang kaya akan vitamin, mineral, protein, dan lain sebagainya akan meningkatkan kondisi tubuh yang membuat anak tidak rentan terhadap penyakit, salah satunya sariawan ini.
  • 2. Daya Tahan Tubuh Anak Turun
Daya tahan tubuh yang menurun bisa menyebabkan sariawan pada anak dengan mudah. Turunnya daya tahan tubuh ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya yaitu faktor cuaca, anak sedang sakit, makanan yang dikonsumsi kurang bernutrisi, serta pola makan yang tidak teratur. Meningkatkan daya tahan tubuh anak akan sangat membantu penyembuhan sariawannya. Mengonsumsi cukup air putih dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Ramuan daun saga dan madu sebagai obat sariawan anak selain dapat mengatasi sariawannya secara langsung juga akan meningkatkan daya tahan, sehingga mempercepat penyembuhannya.
  • 3. Mulut Terluka
Penyebab sariawan secara langsung adalah mulut terluka. Tidak perlu waktu lama sejak mulut terluka hingga terjadi sariawan. Bibir atau lidah tergigit, tersodok sikat gigi, atau lainnya dapat menjadi penyebab sariawan. Jika pada kulit luar, luka seperti ini mungkin hanya akan terasa sebentar, tapi pada mulut yang sensitif yang menjadi indera perasa manusia, luka seperti ini akan menyakitkan.

Setelah penyebab sariawan diketahui dan diatasi, barulah pengobatan sariawan anak menjadi lebih efektif. Bahkan untuk sariawan ringan, tanpa diobatipun asalkan penyebab-penyebabnya teratasi, maka akan sembuh dengan sendirinya. Memilih obat sariawan untuk anak hendaknya dipilih dari bahan tradisional/alami. Berikut ini apa saja yang bisa menjadi obat sariawan anak:

Obat-Sariawan-Anak Usia 3 Tahuh Di Mulut Secara Tardisional

  • 1 Kompres Dengan Bawang Putih
Bawang putih mengandung belerang alami dan glukosinates yang akan menyembuhkan luka sariawan. Bawang putih memang memiliki aroma yang sangat kuat dan biasanya anak-anak tidak terlalu suka. Namun getah pada bawang putih yang mengandung belerang alami bisa membuat sariawan cepat kering dan sembuh. Selain itu getah bawang putih tidak menyebabkan perih sehingga orang tua tidak perlu khawatir. Caranya adalah dengan memberikan bawang putih yang sudah dihaluskan pada bagian sariawan. Biarkan selama beberapa saat kemudian bersihkan dengan cara berkumur dengan air putih.
  • 2 Teh Celup
Teh celup yang sudah digunakan atau telah direndam dalam air selama beberapa saat juga akan menyembuhkan sariawan pada anak secara alami. Teh mengandung senyawa tanin yang akan bekerja untuk mengurangi rasa sakit. Selain itu teh juga bisa melawan bakteri pada luka sariawan secara langsung. Caranya adalah dengan menerapkan langsung teh celup pada sariawan. Biarkan selama beberapa saat kemudian lepaskan teh celup. Ingat jika anak memiliki luka sariawan yang buruk, maka lakukan secara hati-hati agar tidak menyakiti bagian yang terluka.
  • 3. Pisang Dan Madu
Selain menggunakan kombinasi antara perasan daun saga dan madu, ramuan atau obat sariawan anak 2 tahun yang lainya adalah dengan membuat pasta dari kombinasi antara buah pisang dan madu. Rasanya tentu tidak akan terlalu buruk, karena secara umum pisang punya rasa yang manis dan madu juga punya rasa yang manis. Cara pengobatannya adalah dengan mengoleskan pasta tersebut pada bagian yang sariawan untuk bisa menyembuhkan peradangannya.

Selain tiga ramuan tradisional tadi, obat sariawan anak juga bisa Anda temukan pada berbagai macam buah-buahan yang mengandung banyak vitamin B, vitamin C, zat besi, dan asam folat.
  • 3. Memberikan Banyak Cairan
Ketika anak terkena sariawan maka biasanya mereka segan untuk minum atau makan. Rasa sakit pada bagian mulut akan menurunkan nafsu makan dan minum. Namun cairan sangat penting untuk anak yang terkena sariawan. Anda tetap harus memberikan ASI untuk bayi yang masih minum ASI. Sementara untuk anak yang sudah menerima makanan pendukung ASI rumahan terbaik untuk bayi dan minuman tambahan maka berikan cairan yang lembut seperti jus buah yang manis, jeli, susu formula atau minuman lain yang disukai anak-anak. Selain itu juga penting untuk memberikan air putih yang cukup agar anak tidak terkena dehidrasi.
  • 4. Sikat Gigi Si Anak
Ketika anak terkena sariawan maka biasanya mereka tidak mau menyikat gigi. Sikat gigi bisa menyebabkan luka sariawan bertambah parah dan rasa sakit yang kuat. Namun menyikat gigi saat sariawan memang sangat penting untuk menghilangkan aktifitas bakteri dalam mulut anak.

Anda bisa mencoba menggunakan sikat gigi bayi yang sangat lembut dan jangan sampai menyikat pada bagian yang terkena sariawan. Bahan pasta gigi untuk anak sebaiknya jangan sampai mengandung Sodium lauryl sulfate. Setelah menyikat gigi anak maka terapkan gel gigi atau gusi khusus anak yang bisa meredakan sariawan
Baca Juga Ini :Obat Sariawan Alami Yang Paling Ampuh Untuk Ibu Hamil

  • 5. Daun Jambu Biji
Daun jambu biji juga bisa menjadi obat sariawan yang sangat ampuh untuk anak-anak. Daun jambu biji mengandung polifenol yang akan menyembuhkan luka dan mengatasi peradangan pada sariawan. Cara perawatan dengan jambu biji ini adalah dengan menghaluskan daun jambu biji yang masih segar. Usahakan untuk menghaluskan daun jambu biji hingga sangat lembut. Kemudian letakkan pada bagian yang terkena sariawan, namun beri tahu anak agar tidak sampai menelan daun jambu biji ini. Kemudian bersihkan mulut dengan cara berkumur. Lakukan secara rutin hingga sariawan sembuh.
  • 6. Jus Jeruk
Untuk membantu mencukupi kebutuhan vitamin C pada balita Anda, maka berikan jus jeruk selama sariawan. Salah satu penyebab sariawan pada balita kemungkinan adalah karena kurang vitamin C. Berikan balita Anda jus jeruk alami yang dibuat sendiri dan bukan jus jeruk buatan pabrik dengan bahan pengawet. Vitamin C pada jus jeruk akan menyembuhkan sariawan dengan cara meningkatkan regenerasi kulit dan membunuh bakteri dalam mulut serta membuat luka sariawan cepat sembuh.
  • 7. Yogurt
Yogurt adalah bahan alami yang akan membantu menyembuhkan sariawan. Yogurt menjadi minuman probiotik yang mengandung bakteri sehat untuk tubuh. Yogurt akan bekerja untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga sariawan akan sembuh dari dalam tubuh anak-anak. Kandungan bakteri Acidophilus sangat baik untuk melawan bakteri pada luka sariawan. Caranya adalah dengan memberikan yogurt semi cair untuk anak-anak. Namun yogurt tidak bisa diberikan pada anak yang berumur kurang dari 1 tahun. Berikan yogurt dengan batasan beberapa sendok makan saja agar tidak menyebabkan diare untuk balita Anda.

Tips Menjaga Sariawan Pada Anak

Bagi orang tua, melihat anak terkena sariawan sungguh tidak mengenakkan. Anak yang biasanya aktif bermain dan belajar, menjadi pemurung. Anak juga kadang menjadi lebih rewel dari biasanya. Sakit sariawan sendiri sebetulnya cukup mudah dicegah. Di atas telah diuraikan penyebab-penyebab sariawan, jika hal-hal tersebut bisa dihindari, maka anak akan sehat dan tidak mudah terkena sariawan. Mengajarkan kebersihan gigi dan mulut pada anak sejak dini sangat penting, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Makanan dan minuman yang bergizi, banyak vitamin dan mineral serta zat-zat lainnya, akan membantu membentuk daya tahan tubuh anak. Minum air putih yang cukup juga sangat berpengaruh untuk daya tahan. Ajarkan anak untuk tidak jajan sembarangan, terutama jajanan-jajanan yang ada di pinggir jalan yang tidak ditutupi.

Terimakasih Telah Mengunjungi Blog kami tentang .Obat-Sariawan-Anak Usia 3 Tahuh Di Mulut Secara Tardisional semoga bermanfaat. salam dari kami www.seh4t.com
Previous Post
Next Post

0 komentar: